di tempat luas yg oleh orang lain sebut alun-alun kota.
Suk: hey
Sun: katanya beli minum
Suk: nih (sambil ngasih minuman)
kemudian Sundari meminumnya pelan di tengah terik matahari kota Kembang.
Suk: kau lihat ibu-ibu yg mengasuh anak kecil itu?
Sun: iya. yg memakai kerudung hitam dan memegang balon putih+merah?
Suk: yaps!!!
Sun: kenapa?
Suk: aku kasih tau yah. sebenarnya ibu itu bukan ibu dari anak itu. anak lelaki kecil itu adalah anak dari anaknya si ibu kerudung hitam itu. namanya Firdaus, kayak surga gitu.
Sun: hahahaa jangan ngarang deh.
Suk: serius. karena dia ibuku.
Sun: heh? kenapa kamu gak ngenali aku ke ibu?
Suk: hehehee nanti saja. ada waktunya
Sun: ah kamu ini (sekaligus mengacak-ngacak rambutku)
Suk: jadi kuantar kamu pulang sekarang?
Sun: gak usah. kau jaga saja ibu dan keponakanmu
Suk: dan kau?
Sun: nanti ada pria yg menjemputku
Suk: ?
Sun: (sambil menunjuk pria disebrang jalan lainnya) itu dia! dia ayahku.
Suk: heh? kenapa kamu gak ngenalin aku ke ayah?
Sun: hehehee nanti saja. ada waktunya.
kemudian kami kembali ke orang tua masing-masing dengan wajah kami yg sedang senang.