Iya tak lagi seorang dara, namun
masih manis. Dia sudah menghilangkan manisnya, dan berniat menepati janji
setia. Seorang pasangan.
Beli martabak telor spesial.. eh
pedagang nya malah manis. Beli seblak gak pedes.. eh penjualnya hot mom.
Yg menyala dalam gelap. Yg
membayang dalam terang. Seperti Yin and Yang. Ada aku d kamu. Ada kamu d aku.
Jika tdk, mungkin bukan kehidupan.
Selalu ada alasan untuk bahagia.
Dan tak perlu alasan untuk bersedih. 'kamu' kenapa?' - 'gapapa'. Itu.
ketika tiket sudah kita beli, ketika
film diputar dan tangan kita bergandengan. kini. bila aku berada di bioskop,
seketika kenangan di putar
Tak usah melirikku, aku tak enak
d pandang. Lebih baik kau ngabalieur kalau pa amprok denganku.
Pereda segala lara, penghapus
segala pupus, penepis segala tangis. Meski bukan pelawak, aku sukses membuatmu
terbahak2.
kedepan aku akan menampakkan
sosok lain dari pertemanan. kedepannya aku akan berjalan dengan kenangan masa
lampau.
kedepannya aku akan menjadi sosok
yang menjijikan. ke depannya aku akan menjadi orang yang tak kau kenal.
Aku yg berhasil memanjat setiap
syarat yg kau lemparkan. Namun kau meng'iya'kan pinangan darinya.
#panjatpinang
Ada 2 orang perempuan yg ku
cintai. Ibuku dengan masakannya. Dan kamu. Aku mau menabung demi pernikahan.
Lihat lah, ku arungi jalan demi
jalan dengan rayuan macam wangi2 pedagang malam. Aku terus jalan sampai tujuan.
Kau tau kenapa?
Satu2nya cara menghentikan ku
adalah kau berada d sampingku. Maka, akan kusudahi pengejaran ini.
'Percuma', katamu. Saat aku
mencoba menghibur tangis yg tak berhenti. Sesaat setelah dia pamit pergi. Kau
dicampakkan dan mencampakkan.
Debit rindu mu yg kian surut.
Barangkali itu yg ku baca dari raut muka yg cemberut.
aku sadar, tak ada bakat dan
minat. namun satu hal yg ku ingin buktikan pada olahragawan. Semangat! darimu
yg duduk manis d luar lapangan.
kini, futsalku bukan lagi
denganmu. untuk apa gol dan selebrasi. bila kau tak melihat aku beraksi.
DISINI, tempatku menunggu, satu
temu yg kau ucap dalam janji. SAMPAI KINI, aku rela menanti, saat orang lain
lelah, mencari pengganti.
Namun ketegasan seorg wanita yg
sudah 'menolak' , meski si pria tak pernah lelah membuktikan.
Hidayah itu buat org2 yg salah.
Kalau kita dapat hidayah? Berarti kita salah. Stoplah menghakimi sepihak.
Begini ya rasanya. Aku ingin
banyak ngobrol denganmu. Namun so soan sibuk dan hanya membahas perihal yg
urgent2 saja.
Cinta itu terletak d bibir, yg
senyum meski di tinggal kawin.
Bodoh itu mencintai seseorang yg
jelas2 tak mencintainya. 'sia sia'. Dan kau bodoh? Maksudmu? Menasehati orang
yg jatuh cinta.
Ngakunya sayang masakan ibu, kok
beda sama yg d posting?
Menghentikan ku? Kau bisa apa?
Bahkan, semesta pun harus menghancurkan dirinya untuk melakukannya. Sebab,
rinduku ini abadi.
Bila sudah begini. Kami hanya
rakyat yg mengadu pada Tuhan. Sebab. Khalifah negeri lebih nurut ke setan.
Kau lindungi org2 perusak negeri
dan menyiksa kami perlahan tapi pasti.
Kau bangun sebuah gedung
kehancuran atas nama pembangunan. Kau suruh kami bersabar agar investor merasa
aman.
Ada org yg upload kecantikan
wajahnya dgn caption 'cantik itu dari hati'. Padahal. Kenapa dia gak upload
dada atau hatinya. Tetep aja wajahnya.
Saat kau meminta bantuan.
Kemudian berfikir bagaimana melakukan yg terbaik. Hingga lupa bergerak. Dan dia
datang, melakukannya. Terlambat.
Malam itu, 1% gelap. 99%
merindukanmu. Langit itu 1% biru 99% kelabu, hujannya dimataku, pelanginya d
mata mu.
Ketika kau menghilang. Aku lekas
mencari mu. Ketika aku menghilang. Kau lekas mencari pengganti ku.
pelangi itu apa? itu adlah
persembahan terakhirku. untuk menjadi bahan kebahagianmu dngannya tanpa merasa
percuma sudah ku hujani sebelumnya
hujan itu apa? itu adalah
cemburuku yg sudah tak tertahan. menghentikan segala pertemuan. meski
sementara, menjadi jeda kalian berjumpa.
Ketika org menyuruh 'cintailah
ususmu', yg ku minum malah kopi sianida,, karena itu di seduh oleh mu
Ketika negara menyuruhku
'cintailah produk2 Indonesia' aku menentang dan menjadi penghianat karena tetap
mencintaimu.
Bodoh itu mencintai seseorang yg
jelas2 tak mencintainya. 'sia sia'. Dan kau bodoh. Maksudmu? Kau menasehati org
yg jatuh cinta. Bodoh²
Kau pasti ingin aku mati. Karna
dikehidupanmu. Kau slalu aku rindui. Dan kau pasti ingin mati. Mesti aku sudah
mati, rinduku ternyata abadi
Kau pasti ingin mematahkan
kakiku. Karena setiap pergi mu aku selalu mengiringi.
Kau pasti ingin mencekik ku.
Karena setiap napasku yg keluar adalah namamu.
Ku petik bintang. Ku kira itu
kamu. Sampai langit tak berbintang. Aku belum menemukanmu yg ternyata
bersembunyi dalam pelukannya.
#taksadar
Aku merindukan mu. Bukan 'lagi'.
Tapi 'melulu'.
Malam itu apa? Dia adalah waktu
yg cukup panjang untuk merindukanmu. Cuma sakit perihal cemburu, atas linimasa
mu yg kian mesra.
Cinta itu terletak d bibir yg
senyum meski di tinggal kawin.
Aku merindukanmu dengan biasa
saja. Sebab, yg luar biasa adalah caraku menyembunyikan.
Sembunyi, bermantel, berpayung.
Cara mu menolak ku bahkan menyalahkan Tuhan atas turunnya hujan ini.
Hujan itu 'kau di cintai ku'.
Meski pun suatu anugerah. Namun kau bergegas berlari dari rintik rinduku.
Hujan itu cemburu kekasih. Mampu
menghentikan seorang pria yg untuk berjumpa sang cinta.
Hujan itu cemburu kekasih. Mampu
melarang dua insan saling bertemu.
Rindu itu hujan poyan sayang.
Datang tiba2 tanpa pertanda. Pipi kita d basahi jadinya.
Aku seperti semua orang yg pernah
menyukai. Hanya saja. Aku MASIH menyukaimu. Apapun prilakumu padaku.
Begitu. Hingga kau mengira.
Setiap keajaiban dalam hidupmu, adalah bukti tangan dinginku. Aku merencanakan
semuanya.
Aku ingin ke Bandung. Tapi gak
bisa. Soalnya udah d Bandung.
Aku tak pernah membicarakanmu d
BELAKANG. Namamu selalu ku sebut d DEPAN Tuhan.
#doa
Merampas kebahagian org.
Menukarnya dengan kesengsaraan tunggal. Yg ku tinggal adalah semacam takdir yg
sudah ku siapkan agar kau berakhir.
Ntahlah, stress bila liat org
senang. Senang bila liat org celaka. Sejahat itu kah aku? Tentu tidak. Sebab
aku selalu berusaha.
Dan kita , adalah 29 negara, yg d
satukan lewat Dasasila. Kita?
Sebab kita adalah kulit berwarna
yg cinta sesama manusia. Kita, adalah dua benua yg satu dunia.
Sebab kita, rela bersama dalam
ras yg berbeda2
Masa depan dibentuk dari masa
sekrang. Masa sekrang adalah kelanjutan dari masa lalu. Makanya jangan masa
bodoh sama sejarah. Masa sih? Iya!
Aku merawat rasa sakit. Bukan
ingin mengabadikannya. Namun. Cuma ini yg kau beri terakhir kalinya.
Menebak2 isi hatimu. Apakah kau
senang bila kita brtemu? Atau, kau lupa waktu saat kita asyik mngobrol? Dgnmu,
semua khayal ingin ku kabulkn
Mana yg akan kau patahkan? Kaki
ku? Agar tak melangkah menemui mu? Tangan ku? Agar aku tak meraihmu? Jangan hati
ku. Aku mau merindukanmu.
Nafasku berhembus sperti biasa.
Detak jantung brdegup alakadarnya. Apa ini? Aku yg tak lagi punya rasa, atau
terlalu hebat mnyembunyikannya?
Bila sesungguhnya aku adalah
milik-Nya dan kau juga milik-Nya. Maka, aku takkan pernah mendapatkan mu.
Kecuali aku dititipkan oleh-Nya.
Begini ya rasanya. Aku ingin banyak
ngobrol denganmu. Namun so soan sibuk dan hanya membahas perihal yg urgent2
saja.
Pengen. Tapi. Ah sudahlah. Kau
tertawalah terbahak2. Aku pun bahagia terbahak2 melihat kalian bercengkrama.
Sungguh. Aku akan menuruti
kemauanmu. Meski itu membatasi kebahagiaanku.
Aku, menyukai kedatanganmu. Dan
kau menyukai kepergianku. Aku mendamba perjumpaan. Kau mengharap perpisahan.
Kerja ikhlas seperti Malaikat.
Pernah kah kalian melihat Raqib Atid mencatat amalanmu? Atau Izrail mencabut
nyawa seseorang?
Perlahan tapi pasti, ku lewati
dingin Bandung. Agar tetap hangat, kusebut2 namamu pada sang Pencipta langit.
Dia membunuh waktu agar tak
sempat berfikir selingkuh. Game
bagiku ini karya, bagi kalian
terlihat sia sia
Kita sama. Sama2 bodo amat.
Biarkan aku rugi d dunia namun untuk d akhirat dan kau? Semoga cepat bertobat
Kok kamu seenaknya? Iya dong,
karena kalian juga seenaknya dlm hal mendefinisikan nasehat org. Kuper lah
berisik lah gak berguna dll
Hits itu apa ? Itu samacam orang2
tak berguna, ngabisin duit org tua, menghina sesama dll
Untungnya aku sangat subjektif
bila berurusan denganmu. Kau suap aku dengan senyum mu pun. Kubebaskan dari
tuntutan pesakitan. Kurang baik ?
Kau! Kutuntut dengan pasal
berlapis,, perbuatan tidak menyenangkan dan percobaan pembunuhan. Diam2 kau
menghilang!
Maapin telat | gak ada kata
terlambat | makasih | dan gak ada maap bagimu.
Perkenalkan. Namaku Lalin. Aku
seorang yg tegar. Berada d persimpangan jalan.
terkadang 'sampai jumpa' adalah
kata halus dari 'kita tak akan bertemu lagi'. cara pamit yang paling pahit.
aku cukup snang saat kau datang.
meski mncaci dn mnamparku. ya. aku egois dan tak tau diri. dengan begitu bodoh,
mnceritakan 'kau kekasihku'
aku hanya senang. kau masih
hidup. aku hanya senang, bahwa yg mati hanya perasaanmu terdahulu.
maukah kau bantu meringankan
bebanku? seperti "bertemu" misalnya. rindu ini terlalu berat untukku
tanggung sendirian
Sebagian orang menulis karena
tuntutan akademisi Sebagiannya lagi demi target profesi Ada sbagian yg lain
hanya untuk menghilangkan depresi.
Dengan seksama antara mata
telinga bibir serta semua raga berkata kau lah pemiliknya
Dan hancur, dalam tempo yg
sesingkat2nya
Anatomi Proklamasi Cintaku
diungkapkan, dinyatakan dengan tegas dan sikap ikhlas pada penolakan.
Hariku tanpa tidur. Melayang
tampil bukan mimpi.
Jika suatu hari nanti aku
menegaskan menjadi manusia gagal. Tolong jangan salahkan instansi dan
keluargaku. Aku salah sendiri.
Terima kasih atas luka perih yg
kau beri. Kini aku sendiri, persis sebelum kau datang menghampiri. Aku terbiasa
tersiksa, dalam tipuan rasa.
Kau sama sepertiku. Meski sering
d campakkan kau selalu berusaha untuk sekedar mencari perhatian. Tak
mempedulikan penolakkanmu sedikit pun
Aku lebih percaya waktu. Pd
akhirnya. Ketika tepat. Sehebat apapun siasat. Tak akan prnah memaksakan
penyekat dalam hubungan yg kian melekat
Dan ketika kau terluka, aku
takkan ambil itu sebagai celah terbuka. Memasuki hatimu dengan berjanji mampu
menggantikannya.
Oh iya. Kau juga boleh
menceritakan dia yg berlaku tak adil. Dia yg slalu kau banggakan, harapkan,
inginkan. Dan sekrang meninggalkan.
Sperti kemaren2 kau bercerita
tntang kuliahmu, tugas, UAS, presentasi. Ujian proposal atau menyusun skripsi.
Apapun itu aku mau mendengarkan
Aih sini. Sudah lama aku tak
mendengar ceritamu. Kita habis kan waktu. Minum dan makan apapun yg kau ingin.
Habiskan karena sayang.
Kau diam namun bisa membuatku
merindu. Aku berusaha namun kau anggap mengganggu.
Kau, jgn kaget dapat nilai E
dalam hal menghargai ku. Namun tak apa, arti nya kita bakal ketemu, ketika kau
mengulang matkul ini.
Ku harapan presensi mu, kau beri
absensi mu? Kemana kau? Kutunggu d ruang kelas, kau jawab tanpa balas.
Seorang negarawan, politkus, bunuh
diri karena tdk bisa melayani rakyatnya. Seorang aparat memasukkan diri ke
jeruji setelah gagal mengayomi
Kabarmu aku mau. Apakah kabarku
kau mau tau? Merindukanmu aku selalu? Apakah kamu ingin selalu kurindukan?
Penolakkanmu kutolak!
Kau tak prnah dtang! Kau tak
prnah ada disini! Kau tak prnah mau menoleh! Brkunjung! Menyapa! Tersenyum! Kau
tak mnginginkan keberadaan ku!
Daun pintu yg sedikit terbuka.
Iya sama, bosan dan jemu. Namun tdk pada dunia telingaku, yg menanti kabar
darimu.
#daun
Andai aku bisa merupa, melukis,
menulis, semua karya Seni. Satu saja. Untuk mengekspresikan mu, rasaku, semua
yg membuat hariku seperti baru
Sepertinya aku harus mencintai 3
orang sekaligus. Tentu dgn kadar berbeda. Kamu segalanya. Dan mereka penunjang
kebahagiaanmu. Bahagiaku.
Rasanya, aku senang namun kecewa.
Saling tukar kabar dan
menyembunyikannya dari pacar.
Mencoba menjadi orang normal.
Setelah berhasil. Ah !!! Membosankan!
Hanya tulisan yg ber-rima
Terngiang2
Dia pacarku 3 bulan ke depan.
Kalau kau liat aku jalan sama cewe lain. Tegur aku! Kalau dia yg jalan dgn cowo
lain. Biarkan, urusannya.
Zaman sekolah gak pacaran,,
banyak belajar. Belajar ikhlas.
Namun ketegasan seorg wanita yg
sudah 'menolak' , meski si pria tak pernah lelah membuktikan.
Dan suatu hari nanti. Aku akan
menceritakan mu. Bukan 'sulit move on' yg menjadi poinnya.
Dan cara dia untuk merendahkan
hamba-Mu yg lainnya dengan ayat suci, mereka mengotori kitab.
Tuhan. Ada teman ku yg post pakai
ayat2-Mu,, kemudian aku tak suka. Bukan karena firman-Mu. Melainkan dia yg
postnya.
Ya Allah. Semoga aku dijauhkan
dari perasaan ngutip kata2 orang tanpa mencantumkan sumber hanya karena ingin
dibilang keren. Aamiin.
Kita pernah sama2 membalas.
Seperti 'aku menolak penolakkanmu'
selama menjadi anggota smkaa
Menghargai ide orang, seperti SWOT yg baru dibagikan S-apa yg harus
dilanjutkan. W-apa yang harus ditinggalkan
Bawa perubahan adlah tentang ide2
gila bagi smkaa Prkenalan, berisikan biodata seperti 90-an. Kenangan, berisikan
cerita atau kisah pribadi
Iya, aku selalu menghapus history
ku. Bukan tentang bokep. Lebih kepada siapa yg aku stalking. Aku tak mau banyak
org tau tentang usaha ku.
Sudahlah. Moodbooster mu itu lagi
nge boosting mood orang lain
#moodbroker
Biar ku perjelas sesuatu yg tak
pernah bisa dijelaskan. Bahwa aku tak melihat spesialnya mata, wajah, dll. Aku
tak tahu kenapa.
Tenang saja. Kamu seperti biasa
aja. Seolah2 tak ada apa2. Meski berat bagiku, menyembunyikan kekecewaan
padamu.
Rasanya aku minder dgn mereka yg
mampu membuatmu ketawa dgn hal2 sederhana. Kalau aku, mendekatimu aku takut
merusak hari2 mu.
apa kabar kamu? Mudah2an senang
juga. Sepertiku. Bila tdk. 'nih, ambil saja kebahgianku' :)
Di depanmu. Aku nampak bodoh,
sangat bodoh. Jika bodoh adalah efek dari jatuh cinta.
Kalau cerita sekedar cerita. Anak
kecil pun gemar bercerita.
Uunncchhh tayang tayang.. d kasih
muach juga da kamu. Tapi dari jauh. Lagi males dosa.
Berarti. Aku sudah mati. Sebab
tak pernah ada d lubuk dan benakmu. Jgn2 tubuhku sudah menjadi jasad? Atau aku
adlh mayat hidup? Di ntara rasa yg abadi.
Kata org bijak, 'seseorg tidak
mati, kalau masih ada dalam hati dan pikiran org yg menyayanginya'.
Yg berharga, menghilangkan nilai
kemanusiaan. Yg bernilai, merendahkan harga diri. Aku? Berada d persimpangan
jalan.
#uang #relawan
Kamu ini, wajah cantik yg kau
rawat itu malah d buang saat berpapasan dnganku. Knapa? Takut tatapanku
mengotori parasmu? Senajis itukah aku?
Aku. Menunggu karya d posting
oleh admin OA. Bukan berarti bagus. Tapi ingin tahu siapa yg mengapresiasi pada
org yg tak d kenal ini.
Katamu, kau merindukanku dgn
hebat. Tapi, kau lebih hebat dlm hal melupakanku. Begitu cepat.
ketika aku mngerjakan masa
skarang yg butuh waktu. mereka malah mnghakimi masa laluku. lalu dimanakah
mereka ketika aku melayang tak karuan?
ktika aku mencoba berfikir dn
merasa. mereka menuduhku galau adanya. ktika aku berfikir masa depan mau apa?
mereka menuduh kgagalanku skrng
sedangkan aku? mengembara, serupa
musafir tanpa kenalan dan tujuan. dan ditertawakan oleh mereka yg tak pernah
tau apa2 tentang org asing ini
ah, sungguh beruntung mereka
itu.telah menemukan jatidiri, masterplan kehidupannya. barangkali sudah bisa
membungkam mulut orang lain.
aku bahagia dengannya. dan aku
'tidak berusaha MENCIPTAKAN'. Tuhan memang amat baik padaku. meski aku kadang
melupakan Tuhan.
dengan itu, dia selalu melucu dgn
gaya nya sendiri, berucap, berusaha tanpa pernah menghiraukan apa yg akan ku
respon akan prilakunya itu.
ya sama seperti kalian. aku
pernah berpikir "bahagia itu kita ciptakan". sampai. Tuhan
mengirimkan 'dia' dihadapanku.
kesopanan di hapuskan dengan cara
mengganti namanya dgn feodalisme.
Aku seperti nyamuk. Tak kenal
lelah mendekatimu. Namun, aku terlalu bising d telingamu. Kadang kau berlaku
kasar, bahkan mematikan.
Mereka, tak prnah menertawakan
jokes ku, yg jadi humor mereka adlh jones ku. Sngguh, puaskah? Silahkan
terbahak2 melihatku berkali2 d tolak!
Berserakan, unggahan kemesraan.
Poto2 beragam yg d upload Instagram. Bagianku patah hati. Memamerkan kegagalan,
kesulitan ku mendapatkanmu.
Kau mau menghilang, berarti
waktunya membayangkanmu.
Ke sini saja bila kau bosan
dengannya, aku selalu bergairah untuk membahagiakanmu.
Menjadi 'ndeso'. Kau lupa yah
caranya buka WA? Bales dong chat ku. Kau lupa yah cara angkat telpon? Ayo
ngobrol.
Kau lupa refresh Line? Liat yg ku
posting. Kau lupa buka Instagram? Love potoku yg beragam. Kau mnjadi primitif?
Lupa kemudahan mencintaiku?
Ironis. Saat aku datang bersama
rombongan kau sambut aku dengan undangan pernikahan.
Apa mksud kau sapa pagiku dgn
senyum tiap harinya. Apa maksud kau curi jariku untuk gandengan. Apa mksud kau
bilang sayang lantas mnghilang.
Hati yg remuk malah kau kutuk.
Hati yg tulus kau sangka modus. Pergi jangan kembali lagi. Dasar petani tak
bertanggungjawab.
Iya, besok2 aku kan datang padamu
menyatakan perasaanku. 'jawaban' bukan tujuanku. Namun bila kau mau, itu bonus
dari hati yg sempat hangus.
Bagaimana malammu? Masih
merindukannya? Tidak cape? Sini ku pijit dengan tangan penuh kepastian.
sebagai mantan jajahanmu. kami
beratu. bersahabat begitu dekat. bukan untuk membalas, tapi berlajar ikhlas.
dan tak terulang lagi.
Yg ku pelintir2 itu analog, bukan
putingmu. Ironi maen game.
Kenapa denganku? Tanpa cita2,
resolusi, keinginan pasti.. apa mau ku? Apa ingin ku? Aku tak menguasai diri
sendiri.
Suatu hari nanti, aku mau
bercerita, tentang masa kuliahku. Dari persiapan, masa2 4 tahun dan kemalasan
skripsi. Ah biasa saja.
Siapapun orang bernama Sukandi.
Dia saudaraku. Siapapun bernama Sundari. Aku menyukainya.
Bila ku mati. Kau jgn mati. Karna
aku ingin kau berada dlm barisan makmum shalat. Bila kau tak peduli
kehidupanku, mohon hargai kematianku.
Pada setiap langkah yg tak
berkesudahan. Setiap jari yg mencari dekapan. Masih kah kau dengannya berbagi
kebahagian? Aku menunggu giliran.
Bila Tuhan tidak menjadikan
'kita', kenapa harus ada 'kalian', 'aku' kecewa dan 'mereka' tertawa. Dan
'kau'? Semoga tertipu oleh 'Dia'.
Padamu, tak ada tanda kenabian,
tapi kau jadi panutan.
Kau! Berhentilah membuatku
penasaran. Sini! Mari saling membahagiakan.
Kau bukanlah selebriti, tapi
berhasil mencuri hati. Kau bukanlah idola, tapi buatku tergila2. Dan kau bukan
nabi, tapi jadi panutan. Kelak.
Ah, sudah lama sekali aku tak
bercakap dgn bulan, bermain dgn bintang, dan saling peluk dgn kegelapan.
Rasanya, malam tak membuatku kesepian
Tdk ada yg lebih menyebalkan.
Dibanding perempuan yg berteriak 'kami lebih memakai perasaan' dan
mempertimbangkan laki2 dgn pikirannya.
Kau tersiksa, trus meronta, kau
sangka rasa, ternyata derita. Terbiasa, tanpa cinta.
Seperti kata Bung Karno, Indonesia
serupa gabus yang membuat Belanda bisa tetap mengapung. Tanpa Indonesia, saat
itu, Belanda bisa karam.
Pernah aku d tinggalkan karena
maen game sharian. Pdhal yg ku singkirkan adalah pikiran untuk menyelingkuhi
nya. Dia bilang aku melupakannya
Pada kerinduan yg d penuhi
asmara. Pada pertemuan yg d wakili aksara. Agar abadi, aku menulis namamu
dimana2.
Selanjutnya barat berganti
menjadi permainan digital. Pencitraan mereka tetap berlanjut. Barat itu hebat,
Arab itu teroris, China itu licik.
Hegemoni/ pencitraan superior
bangsa barat dlm permainan. Seperti panjat pinang. D terus kan hingga merdeka,
menjadikan masyarakat inverior
Bila bukan aku yg kau tunggu.
Tunggulah, kalian akan ku ganggu.
Dulu aku brfikir,
"bahagia" itu kita sndiri yg buat. Kmudian suatu hari, Tuhan
mngirimkan kamu, dn kau melucu mmbuatku snyum, tawa, bahagia.
Dnganmu. Semua terasa cepat.
Tentang jarum waktu yg brdetik, dn jantung yg brdetak. Semua kbahagian dlm
rentetan waktu. Tpi tak bisa d ulang
Asma kambuh pada dini hari. Setidaknya,
kau jadi shalat subuh Suk! Tuhan selalu berhasil membuat hamba-Nya sembuh.
Lewat obat ini.
Bila akhirnya bukan aku yg kau
puja. Akui saja bahwa kau pernah merindukanku meski tanpa sengaja.
#kepedean
#mengelak
Uang baru, tahun baru. Begitu pun
aku, mencintai dgn gaya baru meski dgn seorang perempuan lama.
Bila akhirnya bukan poto ku yg
kau unggah d Instagram. Kau perlu tau, kamulah cerita indah yg terdalam.
Kalau aku tak update
#HariIbu2016 apakah nanti org akan beranggapan aku tak
punya ibu?? Atau tak punya kasih sayang mungkin??
teori itu dibuat dari lapangan.
yg bisa memecahkan teorinya adalah lapangan itu sendiri
Sebagian orang menanti klakson
bus berbunyi. Sedangkn aku menanti jawabanmu dlm sunyi. Aku telolet padamu.
Apkah kau juga datang ke Om Om
untuk sekedar mendengar bunyi klakson? Sini ada yg lebih berisik. Rindu padamu
selalu bunyi. Aku telolet pdmu
Kecantikan genetik atau
kosmetik?? Atau plastik?
Kalau kau cari yg tampan, kaya
maka aku mndur. Tpi kalau kau cari yg baik rajin ibadah, aku juga mndur. Cinta
itu proses. Bnyak syrat kyak lowker
Klakson bus kau nantikan, tapi
perasaanku kau matikan. Pdhal rinduku selalu berbunyi, namun kau campakkan ku
dlm sunyi. Aku telolet padamu.
Kita pernah sama2 menolak. Saat,
'mau gak jadi pacarku?'. 'TIDAK' jawabmu! 'Bisa kah kau berhenti
merindukanku?'. 'TIDAK' jawabku!
#sepadan
Pernahkah kau terkecewakan namun
tetap mendoakan?? Seperti sekrang ini. Aku dan berjuta2 rakyat Indonesia.
#TimnasIndonesia
Setiap kesan yg slalu ku ingat
ingat. Setiap pesan yg kau hapus sblm akhir kalimat.
Banyak hewan yg d katakan punah.
Manusia juga. Hewan berotak yg satu ini hampir punah. Sekrang banyak setan dan
robot.
Jika kau tak melihat pohon untuk
berteduh. Sini. Di atas kuburanku. Ada batu yg dulu kau lempar. Barangkali ia
tumbuh menjadi beringin.
Aku gak mau berkata2 banyak
tentang mamah-bapak. Intinya. Aku tak mau kalau ada pertukaran org tua dgn
siapapun!
Hai mentariku. Kali ini, siapa yg
kau hangati dgn pancaran senyummu? Masih dia yah? Aku masih menunggu giliran.
Harapan dn pemberitahuan.
Rencananya, menunggu waktu yg
paling tepat. Kenyataannya, hatimu kini sudah tertutup rapat.
dan api itu menghangatkan mereka!
sementara kita? jadi kayu. terbakar. bila tak jdi arang, maka abu. tak ada
untungnya.
negara api yg membakar manusiawi
dari selat gibraltar sepanjang afrika utara, melewati laut merah tumpah darah.
menyebrangi jazirah Arab
semakin membara di tanah India,
ke asia timur raya, menukik tajam ke asia tenggara, hingga Indonesia penuh duka
lara.
kau itu punya mulut, bicaralah
jgn cemberut. bahasa sering salah paham apalagi rasa yg kau sembunyi d dlm
dada.
pada hati yang tidak hati-hati
dalam memilih. makan tuh luka perih. cemburu melihatnya, menyesal dibuatnya.
pd saat perjalanan dn kemudian
kau mninggalknmu. aku tak prnah minta bantuan, tnya org, kompas, gps. aku
prcaya, cinta bisa menentukan arah
kau bukan Tuhan ku. tapi gara2
kamu aku hampir mnyekutukan-Nya. dengan mencinta sepanjang masa, merindu
sepanjang waktu.
pergilah sejauh2nya, atas
pilihanmu sendiri. karena aku akan bahagia dgn seorg perempuan yg membuatmu
menyesal bila melihatnya.
Feminisme,, pejuangnya biasanya
dari perempuan. Kalau ada lelaki gimana? Apa yg d lakukan Muhammad itu
feminisme??
Nulis feminisme dari pengalaman
sekolah sama cewe, baca buku cewe dll
tnang sja. nanti keinginanmu akan
terwujud. tidur tnpa dhujani ucapan 'selamat malam' driku. dn aku, mash
melakukan hal yg sia2; merinduknmu
tidak ada yg indah dlm senja.
sama seperti janjimu, indahnya sesaat, namun aku mnjadi malam, gelap dan
kesepian.
kau beruntung, meski sering
menyakiti. besoknya tak akan ada karma yg menghampiri. sesabar itu aku
mencintaimu.
Tapi, seberapa menyebalkannya pun
aku. Aku tak pernah meninggalkan aku. Kalau kalian mau pergi silahkan. Aku
merangkul ku. selalu.
Iya. Aku tahu. Sekrang ini, aku
menjadi aku yg menyebalkan bagimu, kalian, mereka bahkan bagi diriku sendiri.
mngkin tak ada pria lain se rela
driku. nmun. kau tau persis, bahwa aku orang baik. sehingga yg paling mungkin,
akulah org yg gmpang d tuduh
tanyakanlah pada pria2 d luar
sana. yg menjadi korban 'kebosananmu' dulu saat kau berpacaran dengan dia yg
sekarang meninggalkanmu. telak.
pada kegagalan pernikahanmu.
jangan menuduhku dengan alibi karma karanganmu. sdikitpun aku tak menertawaimu.
jauh sebelumnya, aku tak peduli
kita dekat. kemudian aku
mencintaimu, dan kau malah berumah tangga. sekarang. kau mempunyai banyak anak,
dan aku, masih mencintaimu.
kini pertanyaan ku bukan 'apa
kabar kamu?' tapi kalian.. iya kamu dan janin mu.
ujian para lelaki
'harta-tahta-wanita' untuk nomor 1 dan 2, itu adalah kesukaan wanita. ujian
pria sesungguhnya hanya no 3. itu !
Aku tak butuh tim yg hebat. Aku
adalah tim.
Kalau kau cari seseorang untuk d
hina. Sinilah, menghadapi ku. Mungkin aku bisa menjadi pilihan untuk kau caci
maki. Kutunggu.
Jangan sampai di 'cie ciein'
menjadi alasan kalian jadian. Jadikanlah 'cie ciein' itu sebuah sambutan. Untuk
perasaan tanpa paksaan.
Ke kiri jgn sendiri. Ke kanan
bawa kenangan. Putar balik blum tentu balikan. Maju trus jgn saling
mencampakkan.
Sampai sekrang, aku selalu
mengikuti apa yg Engkau berikan, dgn melaksanakan semaksimal mungkin. Bukan
lancang atau apapun terhadap-Mu.
Tapi, kali ini dan mudah2an
terakhir. Aku ingin d dukung oleh-Mu. Dengan pilihanku ini. Jangan jauhi aku.
Aku bergantung pada-Mu. Selalu.
Kau. Bukannya tak melihatku. Kau
hanya seolah-olah tak melihatku. Aku tahu itu. Aku hanya seolah-olah tak tahu
itu.
Kaki ku melangkah, meski dgn
tertatih2 menuju kamar. Sampai. Ku lemparkan badanku ke kasur. Tdk sakit. Tapi
kepalaku puyeng. Terbentur kayu.
Denganmu. Aku diajari 2 hal; tawa
dan tangis. Aku tertawa karena bahagia denganmu. Dan aku menangis karena saking
lepasnya aku tertawa.
Kau tau apa penyebab aku
merindukanmu?? TIDAK ADA. Rinduku padamu tanpa sebab. Datang mendadak.
Menyergap ketika aku tidak siap.
Yg pake seragam itu badannya. Yg
disiplin ketat itu jasadnya. Jiwa pikirannya seperti org biasa saja. Bhkan ku
pikir. Mereka hanya maneqquen
Jadi, kalian menabung untuk menjaga
kesehatan?? Uang kalian dapat dan berikan lagi pada mereka. Tidak sadar bukan,,
itulah namanya sistem.
Jam 5 bangun, bersiap kerja d
pukul 7,, pulang sore, istirahat, dan cepat tidur. D lain hari, kalian habiskan
uang membayar stress pikiran.
Ah,, betapa enak hidup kalian.
Sudah teratur. Tapi, tunggu. Kalian teratur apa diatur. Tragis hidup kalian.
Dari bangun sampai tidur.
Maapmu,, untk mnghindari msalah,
bkan mnyelesaikannya. Aduhai bingung aku jdinya, melihat prkelahian tak
brkesudahan, lucunya, hny pngulangn
Kamu kemana saja, kamu
menghilang. Pertanyaan d antara kita. Apa ini? Kita sendiri tak tau. Rindu? Dan
berujung pada saling menuduh.
Dia sudah bekerja, namun belum
dewasa. Menyuruh ibu layaknya babu. Menyuruh bapak layaknya budak. Sungguh. Kecewa
pada sarjana.
Seorang anak org kayak juga
pejabat bertanya; 'kalau suka sama penjual seblak, dosa gak?' Itulah tirani
masa kini.
'sudah terima saja, d luar sana
banyak org cari pekerjaan sepertimu' .. dgn itu, mereka d ajarah bersyukur,
atau menerima jdi budaknya??
Ternyata, merek manusia. Tapi,
kenapa mereka 'teratur', terkurung, tak bebas. Kenapa mereka seperti itu, oleh
siapa? Robot?
Ku kira pegawai2 itu robot. Tapi,
ku tikam dadanya mati juga. Ku sayat kulitnya menangis juga. Ku pukul mukanya,
membalas juga
Ini kata Universitas; dekati
pejabat, jauhi rakyat. Tanpa sadar mahasiswa menuruti kemauan nya.
Iya. Benar katamu Sun. Apa yg aku
tau dgn cinta. Hingga melupakan orang tua, keluarga, saudara, teman, bangsa dan
agama. Maapkan aku. Ajari
Terkadang. Ada yg memakai
Instagram sebagai galeri nya sendiri.
Ada 2 hal yg membuat orang
bersatu. Ketakutan. Kesetiaan.
Tenang saja. Itu aman. Dan
masalahnya. Itu sangat aman.
Kau! Enyahlah dri otakku. Aku tak
mau mmikirkan orang yg aku rindui. Maka, pergi dri kepalaku!! Keluarlah dari
benak ku! Sini, ku peluk kau.
Jika seorang perempuan
menginginkan nasib seperti Milea. Maka selamanya dia tidak akan bertemu dengan
Dilan. Pun sebaliknya.
Jika seorang perempuan
menginginkaan diperlakukan spesial, sebagaimana Dilan ke Milea. Maka selamanya
dia tidak akan pantas menjadi Milea.
Perempuan seperti itu hanya
tukang khayal. Dia tidak bisa bersyukur dan tak mau berusaha. Malangnya dia.
Bercanda adalah caraku
pendekatan. Tertawa adalah caraku membuat kenangan dgn mu. Semua yg kulakukan,
mudah2an membuat mu tau. Bahwa rinduku ini, selalu.
Mencari info, melihat akun mu,
bertanya pada temanmu. Kau hanya perlu
tahu bahwa 'aku rindu kamu' udh. Itu saja.
Aku merindukanmu. Stop! Sampai d
situ saja. Jgn tanyakan bagaimana. Bagaimana aku menahannya, menderitanya,
memohon bertemu, berdoa
Sungguh. Merindukan mu adalah
bingung yg paling linglung. Kau adalah senandung, yg seirama detak jantung.
Sungguh.
Menulis lagi, menghapus lagi.
Begitu seterusnya hingga aku sadar. Dgn itu aku bisa menyapamu, namun takut
malah d jauhimu .
Kadang, kalau rindu sudah tahap
gila. Aku buka room chat dgn mu. Memberanikan diri menulis 'hey'. Kemudian
menghapusnya, menulis, menghapus.
Kau tau bagaimana ketika aku d
rundung rindu?? Begini. Ku buka profilmu, lihat Poto mu, beranda mu. Memastikan
sudah baru apa masih yg lalu.
Aku senang liat kamu senang.
Untuk cemburu, itu hanya urusan lain. Hanya karena, bukan aku penyebab atau
perantara senangmu.
Dewasalah sebelum umurmu menua.
Selamat pagi. Dan para pria yg
mengucapkan itu lebih awal dari terbitnya mentari. Lalu, d tenggelamkan, tepat
d pelupuk matanya sendiri.
Kau salah besar!!! Kau pikir,,
aku tak pernah memikirkanmu??!! Hah?!
Selamat hari guru. Dn sekarang
aku berpikir. Knapa ada siswa yg jdi mahasiswa, sedangkan guru gak ada yg jdi
Mahaguru? Knapa harus 'dosen' ?
Jgn2 karena 'dosen' tidak layak
di guGU dan ditiRU.. heuhheuheu
Perempuan berteriak 'stop
kekerasan'. Mereka belum tau, bahwa 'hancur itu bukan karena d pukul'. Aku
hancur karena kau 'diam' kan.
Mencari cara memaksa otak, mulut
bicara mulai mengajak. Tubuh terbunuh berkali-kali kau tolak.
Hari ini,, aku mengobrol dgn
kucing yg mencari anaknya. Kasihan sekali. Tapi aku gak bisa bantu banyak.
Mencintaimu? Maksudmu? Kebiasaan
ku? Merindukanmu? Maksudmu? Hobiku?
Tentang beda dan berlawanan. Kita
sulit bersatu kalau dgn yg berlawan. Tapi kita, hanya berbeda. Seharusnya bisa
bersatu.
Skripsi dan Generasi Mereka tanpa
mengeluh. Pada mesin tik yg tak bisa d edit. Curhat mereka dlm diary. Dan tukar
pikiran bersama teman.
Sekarang mereka punya media
sosial. Keluhan berkicau d mana mana. Kemudian. Hahaha Tertawa lah mereka.
"Betapa hebat Generasi kita" Sabdanya
Skrispy. Adalah skripsi yg sudah
d acc. Renyahnya seperti tawamu. D uji para pencaci. Ku pertahankan. Ku bawa ke
rumah. Ortuku sumringah.
Aku kepanasan. Gerah. Dan kau
ibarat angin barat. Wuuusshh!!! Menyegarkan meski sesaat. Ke timur menemuinya.
Aku hancur melihatnya.
Pernah kah kau bayangkan? Skripsi
d mesin tik? Tik tritiktik tik tik Dan stuck d penghujung lima digit Kring!!!
Mudah2an kau d permudah.
Tinta habis. Pitanya pun habis.
Begitu juga dgn cerita. Kau teruskan heuristik. Bersama air mata yg terus
menitik. Kemana lagi!!!? Teriakmu.
Pada temanmu yg berkata
"Tunggu aku yah" Dan mereka tertawa Meninggalkanmu dlm prosesi wisuda
Berbalut baju toga Sedangkan kau? Kecewa
Hey Sundari Kuberitahu panduan
skripsi Tentang margin 4 untuk batas atas dan kiri 3 untuk batas kanan dan
bawah Gak usah iri Gak usah marah
Katanya, org2 gak suka bayar
hutang, pusing. Tapi kenapa, pas mereka berjanji, gak mikir2 dulu, bisa d
tepati apa kagak. Huft dasar manusia.
Ah kau ini. Mari ku bikin kau jdi
orang paling spesial. Melebihi Cinta juga Milea, meski aku hanya Sukandi. Yg
menantimu dlm penantian.
Kau. Ke dia saja. Karena dia hanya
pria lemah yg "tidak bisa hidup tanpamu". Sedangkan aku kuat.
Maksudku. Bila hidup sekedar hidup. Aku tanpamu pun masih saja hidup.
Kalau kopimu d rasa cepat dingin,
itulah efek dari sikapmu. Sini, aku hangati gelas dan penyeduhnya sekaligus.
Rasanya. Sudah lama kita tak
bertemu. Bagimu biasa saja. Bagiku tidak. Aku rindu. Meski aku mengusahakan,
Tuhan belum mengizinkan.
Gila nya aku. Sudah berani
berkhayal bahwa kita sepasang kekasih. Dalam kisah karanganku.
Aku harus ketemu kamu segera.
Rindu ini sudah masuk ketahap menggilakan.
Hai Apiku. Dekatmu pasti hangat.
Meski terlalu dekat bisa membuatku terbakar. Tak apa, jika itu membuat apimu
membesar. Karena kau Apiku.
cieh yg caption selalu berbahasa
Inggris tapi gagal di tes toefl dan ielts. tnang saja sayang. kau tak perlu
brbhasa asing, kita sdah akrab. lagi pula aku mmpu mmbaca setiap rasa, yg tak
mmpu untk kau alih bahasakn.
Dan pagi hari aku d temani kopi,
cuit burung, hawa dingin, dan dicumbui mentari pagi.
Siangnya aku d temani kerjaan,
dan d cumbu kelelahan . Hingga sore melembayung d tubuh rapuh ku.
Malamnya, ada bintang yg menemani
dan bulan yg memeluk mesra.
Lantas, mengapa aku harus merasa
sepi? Kesepian itu tak pernah menjamah hatiku. Serius. Serius. Aku berbohong.
Seorang pemuda itu bangun lebih
pagi dari tukang sayur. Dan tidur lebih malam dari pelacur. Anehnya, itu semua,
bukan untuknya.
Kalau aku tak kau gubris. Maka,
bukan aku yg akan menangis.
Aku zinnah. Menghadap Tuhan.
Artinya shalat berdua dgn nonmuhrim,, seolah2 bagus. Pdahal zinnah. Parahnya.
Itu berhadapan langsung dgn Tuhan
Aku berusaha. Bukan untuk
melebihi mu. Hanya untuk berbeda dari. Dan yg kumaksud kamu adalah kalian.
Pria seperti apa yg sedang kau
sukai? Hingga aku berani kau lukai.
Malam malam yg dingin. Sama
seperti ku. Gelap dan kesepian.
Dan aku, akhirnya sampai d sini.
Tempat orang menginginkan jdi orang lain.
Sun. Iya. Boleh aku bertanya?
Apa? Ai kamu tau gak kalau diem2 aku naksir kamu. Hah? Enggak. Oh, syukurlah
kalau gak tau, berarti aman.
Aku lah yg merencanakan semuanya
dan keberhasilan ku adalah ketika semua kelihatan "kebetulan".
Muhahahaa
Anjing yg menggonggong. Bagaimana
mungkin? Segoblog itu kalian memutuskan ikatan, dan kampret sebelum aing siap
perpisahan. Tae lah skripsi!
Cuh!!!! Ludah itu untk kalian. Dn
segala omong kosong tentang pertemanan,, kekeluargaan d awal pertemuan. Kalian
hanya sekedar anjing.
Pernah aku mencoba meniru org
lain. Namun kecewa. Tak ada yg mengenaliku. Bahkan driku sendiri. Aku tak mau
jadi org lain (lagi).
Apiku. Kaummu kembali paradoks.
Bagaimana dikatakan mereka mengandalkan perasaan jika menerima s tajir, dn
menolak yg sungguh2 padanya??
Apiku. Jangan padam. Nih ragaku.
Bakar saja. Gapapa kok. Tubuh rapuh ini bagai kayu bakar kering yg bisa
membesarkan Apimu. Kau Apiku.
Aku rindu kamu. Susah sekali kita
ketemu. Aku berusaha. Tapi, kesibukkan kita berbeda. Hhhhmmm semangat lah kau d
sana.
Romantis atau humoris. Aku
tetaplah hati yg miris.
Aku cuma bisa liat supermoon.
Sedangkan kamu lagi honeymoon :(
Sepertinya, kamu tahu kalau aku suka
kamu. Ah
Entah karena ini aku? Aku yg
begini adanya? Ntah karena kau sedang memberitahuku secara isyarat,,
"menjauhlah". Iya?
Untukmu. Ntah pria apa yg sdng
kau sukai hingga tak menghiraukan ku. Entah mantan sperti aku, hingga kau tutup
hatimu.
Lucunya, aku mnyalahkan provider
karena tak ada chat darimu. Lucunya aku beli kuota karena tak dpt melihat
beranda mu. Trnyata, aku d blokir
Apiku, bakar aku. kelak kau akan
tau. semakin panas, semakin tajam aku. kelak saat kau jauh. aku lah yg mati d
tikam rindu.
maka, biarkan Tuhan ikut serta,
dlm perjalanan cinta kita. sadarlah, Dia sang pemilik cerita.
Percayalah, aku merindukanmu hari
ini. Selalu hari ini. Sebab kemaren dan besok hanyalah pengulangan 'percayalah,
aku merindukanmu hari ini'
apaansih maneh pura2 gak
peduli???? ngarep2 juga heuheu
marilah kita awali hari ini
dengan mendakwahi dri sendiri. "hai orang2 munafik, yg tidak munafik tidak
hai"
#kalem
gak usah meludahi ,, aku cuma mempertanyakan cerita yg kau sudahi.
Pagi2 d todong rindu, mau minta
tolong kamu, biar rindu selalu aman dan membahagiakan selalu .
Aku merindukanmu. Sungguh. Ingin
bertemu. Sungguh. Tukeran senyum yuuk. Barter tawa yuuk. Aku pun ingin, kau
begitu padaku. Selalu.
Gak usah galak2,, rinduku memang
sepihak.
Cuh, ludah itu untukmu, dan semua
kata-kata yg kau putarbalikan cerita nya
Sekarang hari Sabtu, besok udh
Minggu. Jangan salahkan waktu, pdhal kitalah yg ragu-ragu.
Dan rindu menjadi ibu. Bagiku,
dia melahirkan perasaan bahagia meski harus ku perjuangan sekuat nyawa.
Wow. Senangnya aku. Terima kasih
kamu. Kapan nih jadi kita?
kamu slankers yah? soalnya
terlalu manis. muka kamu kayak payung. teduh. kepala resahku jdi ingin berdasar
di bahu indahmu.
Aku mampu untuk menyakitimu. Tapi
aku tak mau.
Aku pernah memiliki segala hal.
Tapi aku punya kehilangan gara2 1 hal. Bangun.
iya. aku setuju dgn bisikan
Tuhan. "belum saatnya" jangan sekarang. aku blum layak. tapi, kalau
kau mau memantaskanku. boleh kita ketemu.
Kau. Maukah ku jadikan porosku?
Eh, tidak, kau bebas berkeliling kemanapun. Asalkan kau terbit dn terbenam d
pelukanku.
Bolehkah aku membuatmu jdi benci?
Dan berharap benci menjadi cinta, seperti org bnyk berkata. Ketimbang
kebalikannya. Aku tak suka.
Kehilangan. Aku dulu sempat
punya. Sekrang tidak ada.
anjing sekali aku. orang miskin
yang ingin memiliki kamu yg lebih berharga dari batu permata apapun.
Jgn ngomongin Indonesia d
diorama. Patung sang bapak bahkan bisa menangis.
Mesin tik di sini bisa bekerja
sendiri. Agar mampu menyampaikan pesan dasasila.
Ssstttt kukatakan pada kalian.
Beberapa mitos d museum. Jgn d mesjid sendirian. Berjamaah lah, lumayan 27x
lipatannya.
Sundari. Maapkan aku. Aku belum
layak untuk mu.
Ingat. Kau item d ciptakan dari
hitam. Kau harus menguasai kegelapan. Kau penuh jasa kenapa org d sekitarmu
bisa sangat benderang.
Beberapa hujan d ciptakan hanya
untuk membedakan. Mana yg terjebak genangan, mana yg terjebak kenangan.
Beberapa hujan d ciptakan untuk
memisahkan. Mana hamba yg mengutuk, mana yg bermunajat-suntuk.
kecuali kau dgn keluargaku. dgn
mereka. aku tak pernah merasa saingan dan ketinggalan.
ya sama, aku juga gak suka d
banding2kan. kita kan berjuang di jalan masing2.. kalau aku jalannya muter atau
enggak. urusanku. mau bantu?
Ibu, perempuan kedua yg aku
sayangi setelahmu adalah dia. Tapi dia tidak menjadikanku pria kedua di
kehidupannya.
Dasar kau bermuka 5. Kenapa?
Soalnya 4 sehat, 5 sempurna.
Aku butuh mereka|tdk ada yg lain,
hanya kau dan aku|kemudian aku tersadar. Bahwa aku. Kesepian.
Hhhhmmm|siapa kau?|aku Sepi|aku
baru melihatmu|tentu saja, aku selalu bersamamu|tdk mungkin, aku punya
teman|mana?|
aku bisa saja so tidak peduli.
padahal sahabatmu selalu kesel dgn segala pertanyaanku tentang kamu
kabarmu aku mau. kau sembunyikan
aku cari hingga kelelahan. kau tampakan aku mati dihujani kebahagian.
Senja ini tak pernah indah,
apalagi tentang sebuah kisah.
Pd hari ini aku trlanjur, mngucap
rasa syukur. Pda prtmuan diluar dugaan. Ku kira kau trsadar, trnyta akulah yg
trtampar olh kata2 prpisahn.
menyelamatkan org? ah merepotkan.
itu urusan dewa saja
menatapmu. aku mau, tapi malu.
bisa saja, tatapanku mengotori kecantikanmu
kau pikir aku mengerti? tentang
kenapa harus kamu yg aku sukai. seolah2 perempuan yg tersisa hanya kamu d bumi
ini.
Kau itu lucu. Coba kau melucu
untukku. Kalau pun tidak lucu. Aku tetap akan ketawa.
Aku gapapa kok. Senang dengan
melihatmu. Meski yg kau gandeng, bukan tanganku.
Rindu ini. Dia selalu
membangunkanku terlalu pagi. Menenangkan ku kala siang. Dan melelapku saat
malam langit gelap.
Aku d kamar. D temani Sepi.
Kmudian aku berkata padanya: "aku butuh dia". Dan Sepi pun menjawab:
"kau hanya punya aku". Aku-kesepian. Tamat.
Aku, menghampirimu dgn malu2.
Aku, merindukanmu dgn mau2.
Kata mereka kau adalah khayal yg
masuk akal. Bila buat mereka kau tidak nyata, bagiku kau terlalu hidup untuk d
sebut fana. Sundari.
Aku. Tak menemukan kata yg tepat.
Aku tak menyempurnakan sebuah kalimat. Aku hanya merindukanmu, sangat.
Ternyata. Perempuan pintar itu
lebih cantik. Tapi, bego mu aku lebih tertarik.
Apalagi?? Ku turuti kau
semuanya.. cepat.. aku ingin melangkah. Iringi aku. Bantu aku. Tolong!
Iya. Seperti itu. Tinggalkan lah
jejak.
Pada hari itu. Aku tak mau salah.
Tak mau bikin kamu resah. Dihari mu yg bahagia, aku ingin mendukungnya.
iya, ketekku memang bau. makanya
aku tak pernah menyuruh seorang perempuan untuk menciumnya hanya untuk sekedar
'relations goals'.
Aku yg tak berani merampasmu,
atau kau yg tak berani melepasnya. Kmdian kita saling menuduh, siapa yg prtama
terbunuh? Pacarmu atau rinduku?
Pada indahnya senja, kita pernah
saling membahagiakan. Menghapus kecewa, menggantinya dgn tertawa.
Aku sakit, selain butuh obat dan
kamu. Aku butuh Mamah, teh manis angetnya juga. Aku rindu.
Pada hujan lebat, aku berdebat,
siapa yg paling hebat dalam jatuh berkali2?? Aku atau air?
Tenang saja, pergi saja. Dengan
ini, aku berjanji, tak akan melaknat.
Raga kita pernah sangat dekat,
tanpa jarak juga sekat, namun apakah piliahnmu tepat? Saat kau menjauhiku
setelah kau tau aku cacat?
Kepada hujan yg lebat, aku
mengenangmu dgn hebat, mencoba mengingat2, merasakan jemari mu yg hangat.
Gemericik air hujan dari genting.
Jatuh bersamaan air mata yg berpisah dlm hening. Meski patah hati, kau adlh
kenangan paling bening.
Lihat, betapa hebat aku
beradaptasi. Belum lagi nanti kemunculan mu lagi sesudah kau menyesal, siklus
kiamat sugro bagi hatiku. D uji lagi.
Lolos dari gletser sikapmu yg
dingin. Utuh dari hujanann caci dan maki. Serta hampir kehilangan oksigen saat
kau berjalan menjauh ke arahnya
Adaptasi. Aku lebih hebat dari
komodo, buaya bahkan kecoa. Mereka lolos dan bertahan hidup sampai sekrang. Aku
pun demikian.
Bisa kah kita berbarengan? Atau,
paling tidak kita bertemu saja meski itu on top maupun down atau midle.
See you on top see you on top,
cuh! Kenapa harus on top sih kalau mau melepas see you??
Rindu ini hanya sebatas koma.
Bukan titik yg menjadi tanda berakhir, bukan pula tanya yg menjadikan jarak ini
ragu.
Kau dn aku pernah menyukai hal yg
sama. Sperti subjek; kita. Predikat; mencintai. KT; bersama. KW; selamanya.
Menepis tanya, diakhiri titik.
Aku merindukanmu. Sungguh. Tanpa
keluh.
Aku gak punya apa2.. aku cuma
punya cerita bohong. Karanganku sendiri. Niatnya menghiburmu. Tapi tak tau lah.
Pengen nge save poto maneh na. Tapi
sieun kapanggih Mun Aya nu nginjem hape. Anjir ah :(
Katanya, kalau udh suka mah, muka
tuh d maklumi. Udh sayang mah, salah itu d maapkan.
Semoga bisa ketemu, secepatnya,
secepatnya. Dan bila terjadi sebahagia-bahagianya, segila-gilanya. Tertawa
bersama, saling lempar senyum.
aku merindukanmu dgn kecup. meski
bagiku, hatimu tlah kau tutup.
Kecewa itu ku tertawa kan. Itulah
kenapa aku masih menanti postingannya. Kabar mu. Aku mau.
Sebahagia ini kah melihat update
mu? Tak lama dari itu kecewa, melihat caption "makasih yah untuk hari
ini" bukan untukku.
Aku tak mnemukan jejak sharianmu,
d manapun. Bhkn d media sosial yg aku andalkan. Seolah kau mnghindar dari
perhatianku. Aku mencari. Terus.
Ketika kau tersinari mentari, aku
malah terlelap menjadi gelap bayangmu.
Aku merindukanmu lagi. Bila aku d
tolak. Paling tidak aku ingin menjadi temanmu. Menemanimu tertawa. Bahkan bila
itu menertawakan nasibku
Selamat pagi. Selamat bersumpah
kembali. Pemuda pemudi pecinta NKRI.
Jgn2, bodo amat adalah, membodohi
diri sendiri, katanya acuh, pdhal peduli teramat sangat.
Kalau mendoakanmu? Terserah!
Hahaasyik itu lebih baik.
Pergi katamu? Ok, aku turuti.
Tapi, bolehkah aku diam2 memperhatikanmu? Tidak. Iya, kuturuti lagi.
Apa jgn2 dia tahu bahwa aku
menyukainya? Kenapa? Bukankah aku pandai menyembunyikannya?
Aku sama dgn yg lain. Menjadi
teman, ingin ngobrol dan ketemu. Meski hatiku sedang ranum sebab rindu.
Selalu, tentangku, ajakan d
tolak. Senyuman d buang. Sapaan d abaikan. Sentuhan, kau bunuh. Dan perkataan,
kau nistakan.
Jika aku bukan pria yg potonya
kau unggah. Aku percaya, pada satu waktu pernah membuat hatimu merekah.
Org yg sendiri blm tentu
kesepian. Bahkan d keramaian pun, sepi bisa sangat mengerikan. Seseorang.
Tolong bawa aku keluar dari situasi ini.
Aku sedang merasa rindu yg hebat
padamu. Aku sangat berharap untuk cepat bertemu. Jgn kau melaknat, santai saja.
Rinduku memang sepihak.
Kamu. Adalah kata ganti untuk
dingin yg keterlaluan.
andai saja aku dokter, udah ku
obati sakit ini dgn sendiri. andai saja ak polisi, sudah ku jaga kamu setiap
hari.
Golongan menengah malah
mengucilkan golongan bawah. Dan berangan2 besok menjadi golongan atas.
Apa mungkin mereka merindukan
gaya Soekarno. (Karena ada kritikan tentang pemerintahan yg skarng, d duga
bekas rezim orba).
katanya Belanda (Barat) adalah
penjajah kejam, dan Jepang lebih kejam. tapi kenapa, sentimen anticina yg
justru berkembang di Indonesia?
Gila. Kalau aing kalem teh suka
ngerasa ganteng na nambah. Rarasaan doang atuh euy, kalem maraneh teh.
Setelah memperjuangkan bangsa,
mereka harus memperjuangkan hidupnya.
Kelapa sawit menurun kan minyak
kelapa pohon. Ada opini minyak kelapa itu jahat. Sawit yg bagus. Sampe galendo
jdi mahal.
Dom dom. Pacaran dari Damri 1 ke
Damri yg lainnya. Sundari.