Tweets by Sukandi_Suk ">

Rabu, 13 September 2017

Sundari Gear 5 Insta

Iya tak lagi seorang dara, namun masih manis. Dia sudah menghilangkan manisnya, dan berniat menepati janji setia. Seorang pasangan.
Beli martabak telor spesial.. eh pedagang nya malah manis. Beli seblak gak pedes.. eh penjualnya hot mom.
Yg menyala dalam gelap. Yg membayang dalam terang. Seperti Yin and Yang. Ada aku d kamu. Ada kamu d aku. Jika tdk, mungkin bukan kehidupan.
Selalu ada alasan untuk bahagia. Dan tak perlu alasan untuk bersedih. 'kamu' kenapa?' - 'gapapa'. Itu.
ketika tiket sudah kita beli, ketika film diputar dan tangan kita bergandengan. kini. bila aku berada di bioskop, seketika kenangan di putar
Tak usah melirikku, aku tak enak d pandang. Lebih baik kau ngabalieur kalau pa amprok denganku.
Pereda segala lara, penghapus segala pupus, penepis segala tangis. Meski bukan pelawak, aku sukses membuatmu terbahak2.
kedepan aku akan menampakkan sosok lain dari pertemanan. kedepannya aku akan berjalan dengan kenangan masa lampau.
kedepannya aku akan menjadi sosok yang menjijikan. ke depannya aku akan menjadi orang yang tak kau kenal.
Aku yg berhasil memanjat setiap syarat yg kau lemparkan. Namun kau meng'iya'kan pinangan darinya. #panjatpinang
Ada 2 orang perempuan yg ku cintai. Ibuku dengan masakannya. Dan kamu. Aku mau menabung demi pernikahan.
Lihat lah, ku arungi jalan demi jalan dengan rayuan macam wangi2 pedagang malam. Aku terus jalan sampai tujuan. Kau tau kenapa?
Satu2nya cara menghentikan ku adalah kau berada d sampingku. Maka, akan kusudahi pengejaran ini.
'Percuma', katamu. Saat aku mencoba menghibur tangis yg tak berhenti. Sesaat setelah dia pamit pergi. Kau dicampakkan dan mencampakkan.
Debit rindu mu yg kian surut. Barangkali itu yg ku baca dari raut muka yg cemberut.
aku sadar, tak ada bakat dan minat. namun satu hal yg ku ingin buktikan pada olahragawan. Semangat! darimu yg duduk manis d luar lapangan.
kini, futsalku bukan lagi denganmu. untuk apa gol dan selebrasi. bila kau tak melihat aku beraksi.
DISINI, tempatku menunggu, satu temu yg kau ucap dalam janji. SAMPAI KINI, aku rela menanti, saat orang lain lelah, mencari pengganti.
Namun ketegasan seorg wanita yg sudah 'menolak' , meski si pria tak pernah lelah membuktikan.
Hidayah itu buat org2 yg salah. Kalau kita dapat hidayah? Berarti kita salah. Stoplah menghakimi sepihak.
Begini ya rasanya. Aku ingin banyak ngobrol denganmu. Namun so soan sibuk dan hanya membahas perihal yg urgent2 saja.
Cinta itu terletak d bibir, yg senyum meski di tinggal kawin.
Bodoh itu mencintai seseorang yg jelas2 tak mencintainya. 'sia sia'. Dan kau bodoh? Maksudmu? Menasehati orang yg jatuh cinta.
Ngakunya sayang masakan ibu, kok beda sama yg d posting?
Menghentikan ku? Kau bisa apa? Bahkan, semesta pun harus menghancurkan dirinya untuk melakukannya. Sebab, rinduku ini abadi.
Bila sudah begini. Kami hanya rakyat yg mengadu pada Tuhan. Sebab. Khalifah negeri lebih nurut ke setan.
Kau lindungi org2 perusak negeri dan menyiksa kami perlahan tapi pasti.
Kau bangun sebuah gedung kehancuran atas nama pembangunan. Kau suruh kami bersabar agar investor merasa aman.
Ada org yg upload kecantikan wajahnya dgn caption 'cantik itu dari hati'. Padahal. Kenapa dia gak upload dada atau hatinya. Tetep aja wajahnya.
Saat kau meminta bantuan. Kemudian berfikir bagaimana melakukan yg terbaik. Hingga lupa bergerak. Dan dia datang, melakukannya. Terlambat.
Malam itu, 1% gelap. 99% merindukanmu. Langit itu 1% biru 99% kelabu, hujannya dimataku, pelanginya d mata mu.
Ketika kau menghilang. Aku lekas mencari mu. Ketika aku menghilang. Kau lekas mencari pengganti ku.
pelangi itu apa? itu adlah persembahan terakhirku. untuk menjadi bahan kebahagianmu dngannya tanpa merasa percuma sudah ku hujani sebelumnya
hujan itu apa? itu adalah cemburuku yg sudah tak tertahan. menghentikan segala pertemuan. meski sementara, menjadi jeda kalian berjumpa.
Ketika org menyuruh 'cintailah ususmu', yg ku minum malah kopi sianida,, karena itu di seduh oleh mu
Ketika negara menyuruhku 'cintailah produk2 Indonesia' aku menentang dan menjadi penghianat karena tetap mencintaimu.
Bodoh itu mencintai seseorang yg jelas2 tak mencintainya. 'sia sia'. Dan kau bodoh. Maksudmu? Kau menasehati org yg jatuh cinta. Bodoh²
Kau pasti ingin aku mati. Karna dikehidupanmu. Kau slalu aku rindui. Dan kau pasti ingin mati. Mesti aku sudah mati, rinduku ternyata abadi
Kau pasti ingin mematahkan kakiku. Karena setiap pergi mu aku selalu mengiringi.
Kau pasti ingin mencekik ku. Karena setiap napasku yg keluar adalah namamu.
Ku petik bintang. Ku kira itu kamu. Sampai langit tak berbintang. Aku belum menemukanmu yg ternyata bersembunyi dalam pelukannya. #taksadar
Aku merindukan mu. Bukan 'lagi'. Tapi 'melulu'.
Malam itu apa? Dia adalah waktu yg cukup panjang untuk merindukanmu. Cuma sakit perihal cemburu, atas linimasa mu yg kian mesra.
Cinta itu terletak d bibir yg senyum meski di tinggal kawin.
Aku merindukanmu dengan biasa saja. Sebab, yg luar biasa adalah caraku menyembunyikan.
Sembunyi, bermantel, berpayung. Cara mu menolak ku bahkan menyalahkan Tuhan atas turunnya hujan ini.
Hujan itu 'kau di cintai ku'. Meski pun suatu anugerah. Namun kau bergegas berlari dari rintik rinduku.
Hujan itu cemburu kekasih. Mampu menghentikan seorang pria yg untuk berjumpa sang cinta.
Hujan itu cemburu kekasih. Mampu melarang dua insan saling bertemu.
Rindu itu hujan poyan sayang. Datang tiba2 tanpa pertanda. Pipi kita d basahi jadinya.
Aku seperti semua orang yg pernah menyukai. Hanya saja. Aku MASIH menyukaimu. Apapun prilakumu padaku.
Begitu. Hingga kau mengira. Setiap keajaiban dalam hidupmu, adalah bukti tangan dinginku. Aku merencanakan semuanya.
Aku ingin ke Bandung. Tapi gak bisa. Soalnya udah d Bandung.
Aku tak pernah membicarakanmu d BELAKANG. Namamu selalu ku sebut d DEPAN Tuhan. #doa
Merampas kebahagian org. Menukarnya dengan kesengsaraan tunggal. Yg ku tinggal adalah semacam takdir yg sudah ku siapkan agar kau berakhir.
Ntahlah, stress bila liat org senang. Senang bila liat org celaka. Sejahat itu kah aku? Tentu tidak. Sebab aku selalu berusaha.
Dan kita , adalah 29 negara, yg d satukan lewat Dasasila. Kita?
Sebab kita adalah kulit berwarna yg cinta sesama manusia. Kita, adalah dua benua yg satu dunia.
Sebab kita, rela bersama dalam ras yg berbeda2
Masa depan dibentuk dari masa sekrang. Masa sekrang adalah kelanjutan dari masa lalu. Makanya jangan masa bodoh sama sejarah. Masa sih? Iya!
Aku merawat rasa sakit. Bukan ingin mengabadikannya. Namun. Cuma ini yg kau beri terakhir kalinya.
Menebak2 isi hatimu. Apakah kau senang bila kita brtemu? Atau, kau lupa waktu saat kita asyik mngobrol? Dgnmu, semua khayal ingin ku kabulkn
Mana yg akan kau patahkan? Kaki ku? Agar tak melangkah menemui mu? Tangan ku? Agar aku tak meraihmu? Jangan hati ku. Aku mau merindukanmu.
Nafasku berhembus sperti biasa. Detak jantung brdegup alakadarnya. Apa ini? Aku yg tak lagi punya rasa, atau terlalu hebat mnyembunyikannya?
Bila sesungguhnya aku adalah milik-Nya dan kau juga milik-Nya. Maka, aku takkan pernah mendapatkan mu. Kecuali aku dititipkan oleh-Nya.
Begini ya rasanya. Aku ingin banyak ngobrol denganmu. Namun so soan sibuk dan hanya membahas perihal yg urgent2 saja.
Pengen. Tapi. Ah sudahlah. Kau tertawalah terbahak2. Aku pun bahagia terbahak2 melihat kalian bercengkrama.
Sungguh. Aku akan menuruti kemauanmu. Meski itu membatasi kebahagiaanku.
Aku, menyukai kedatanganmu. Dan kau menyukai kepergianku. Aku mendamba perjumpaan. Kau mengharap perpisahan.
Kerja ikhlas seperti Malaikat. Pernah kah kalian melihat Raqib Atid mencatat amalanmu? Atau Izrail mencabut nyawa seseorang?
Perlahan tapi pasti, ku lewati dingin Bandung. Agar tetap hangat, kusebut2 namamu pada sang Pencipta langit.
Dia membunuh waktu agar tak sempat berfikir selingkuh. Game
bagiku ini karya, bagi kalian terlihat sia sia
Kita sama. Sama2 bodo amat. Biarkan aku rugi d dunia namun untuk d akhirat dan kau? Semoga cepat bertobat
Kok kamu seenaknya? Iya dong, karena kalian juga seenaknya dlm hal mendefinisikan nasehat org. Kuper lah berisik lah gak berguna dll
Hits itu apa ? Itu samacam orang2 tak berguna, ngabisin duit org tua, menghina sesama dll
Untungnya aku sangat subjektif bila berurusan denganmu. Kau suap aku dengan senyum mu pun. Kubebaskan dari tuntutan pesakitan. Kurang baik ?
Kau! Kutuntut dengan pasal berlapis,, perbuatan tidak menyenangkan dan percobaan pembunuhan. Diam2 kau menghilang!
Maapin telat | gak ada kata terlambat | makasih | dan gak ada maap bagimu.
Perkenalkan. Namaku Lalin. Aku seorang yg tegar. Berada d persimpangan jalan.
terkadang 'sampai jumpa' adalah kata halus dari 'kita tak akan bertemu lagi'. cara pamit yang paling pahit.
aku cukup snang saat kau datang. meski mncaci dn mnamparku. ya. aku egois dan tak tau diri. dengan begitu bodoh, mnceritakan 'kau kekasihku'
aku hanya senang. kau masih hidup. aku hanya senang, bahwa yg mati hanya perasaanmu terdahulu.
maukah kau bantu meringankan bebanku? seperti "bertemu" misalnya. rindu ini terlalu berat untukku tanggung sendirian
Sebagian orang menulis karena tuntutan akademisi Sebagiannya lagi demi target profesi Ada sbagian yg lain hanya untuk menghilangkan depresi.
Dengan seksama antara mata telinga bibir serta semua raga berkata kau lah pemiliknya
Dan hancur, dalam tempo yg sesingkat2nya
Anatomi Proklamasi Cintaku diungkapkan, dinyatakan dengan tegas dan sikap ikhlas pada penolakan.
Hariku tanpa tidur. Melayang tampil bukan mimpi.
Jika suatu hari nanti aku menegaskan menjadi manusia gagal. Tolong jangan salahkan instansi dan keluargaku. Aku salah sendiri.
Terima kasih atas luka perih yg kau beri. Kini aku sendiri, persis sebelum kau datang menghampiri. Aku terbiasa tersiksa, dalam tipuan rasa.
Kau sama sepertiku. Meski sering d campakkan kau selalu berusaha untuk sekedar mencari perhatian. Tak mempedulikan penolakkanmu sedikit pun
Aku lebih percaya waktu. Pd akhirnya. Ketika tepat. Sehebat apapun siasat. Tak akan prnah memaksakan penyekat dalam hubungan yg kian melekat
Dan ketika kau terluka, aku takkan ambil itu sebagai celah terbuka. Memasuki hatimu dengan berjanji mampu menggantikannya.
Oh iya. Kau juga boleh menceritakan dia yg berlaku tak adil. Dia yg slalu kau banggakan, harapkan, inginkan. Dan sekrang meninggalkan.
Sperti kemaren2 kau bercerita tntang kuliahmu, tugas, UAS, presentasi. Ujian proposal atau menyusun skripsi. Apapun itu aku mau mendengarkan
Aih sini. Sudah lama aku tak mendengar ceritamu. Kita habis kan waktu. Minum dan makan apapun yg kau ingin. Habiskan karena sayang.
Kau diam namun bisa membuatku merindu. Aku berusaha namun kau anggap mengganggu.
Kau, jgn kaget dapat nilai E dalam hal menghargai ku. Namun tak apa, arti nya kita bakal ketemu, ketika kau mengulang matkul ini.
Ku harapan presensi mu, kau beri absensi mu? Kemana kau? Kutunggu d ruang kelas, kau jawab tanpa balas.
Seorang negarawan, politkus, bunuh diri karena tdk bisa melayani rakyatnya. Seorang aparat memasukkan diri ke jeruji setelah gagal mengayomi
Kabarmu aku mau. Apakah kabarku kau mau tau? Merindukanmu aku selalu? Apakah kamu ingin selalu kurindukan? Penolakkanmu kutolak!
Kau tak prnah dtang! Kau tak prnah ada disini! Kau tak prnah mau menoleh! Brkunjung! Menyapa! Tersenyum! Kau tak mnginginkan keberadaan ku!
Daun pintu yg sedikit terbuka. Iya sama, bosan dan jemu. Namun tdk pada dunia telingaku, yg menanti kabar darimu. #daun
Andai aku bisa merupa, melukis, menulis, semua karya Seni. Satu saja. Untuk mengekspresikan mu, rasaku, semua yg membuat hariku seperti baru
Sepertinya aku harus mencintai 3 orang sekaligus. Tentu dgn kadar berbeda. Kamu segalanya. Dan mereka penunjang kebahagiaanmu. Bahagiaku.
Rasanya, aku senang namun kecewa.
Saling tukar kabar dan menyembunyikannya dari pacar.
Mencoba menjadi orang normal. Setelah berhasil. Ah !!! Membosankan!
Hanya tulisan yg ber-rima Terngiang2
Dia pacarku 3 bulan ke depan. Kalau kau liat aku jalan sama cewe lain. Tegur aku! Kalau dia yg jalan dgn cowo lain. Biarkan, urusannya.
Zaman sekolah gak pacaran,, banyak belajar. Belajar ikhlas.
Namun ketegasan seorg wanita yg sudah 'menolak' , meski si pria tak pernah lelah membuktikan.
Dan suatu hari nanti. Aku akan menceritakan mu. Bukan 'sulit move on' yg menjadi poinnya.
Dan cara dia untuk merendahkan hamba-Mu yg lainnya dengan ayat suci, mereka mengotori kitab.
Tuhan. Ada teman ku yg post pakai ayat2-Mu,, kemudian aku tak suka. Bukan karena firman-Mu. Melainkan dia yg postnya.
Ya Allah. Semoga aku dijauhkan dari perasaan ngutip kata2 orang tanpa mencantumkan sumber hanya karena ingin dibilang keren. Aamiin.
Kita pernah sama2 membalas. Seperti 'aku menolak penolakkanmu'
selama menjadi anggota smkaa Menghargai ide orang, seperti SWOT yg baru dibagikan S-apa yg harus dilanjutkan. W-apa yang harus ditinggalkan
Bawa perubahan adlah tentang ide2 gila bagi smkaa Prkenalan, berisikan biodata seperti 90-an. Kenangan, berisikan cerita atau kisah pribadi
Iya, aku selalu menghapus history ku. Bukan tentang bokep. Lebih kepada siapa yg aku stalking. Aku tak mau banyak org tau tentang usaha ku.
Sudahlah. Moodbooster mu itu lagi nge boosting mood orang lain #moodbroker
Biar ku perjelas sesuatu yg tak pernah bisa dijelaskan. Bahwa aku tak melihat spesialnya mata, wajah, dll. Aku tak tahu kenapa.
Tenang saja. Kamu seperti biasa aja. Seolah2 tak ada apa2. Meski berat bagiku, menyembunyikan kekecewaan padamu.
Rasanya aku minder dgn mereka yg mampu membuatmu ketawa dgn hal2 sederhana. Kalau aku, mendekatimu aku takut merusak hari2 mu.
apa kabar kamu? Mudah2an senang juga. Sepertiku. Bila tdk. 'nih, ambil saja kebahgianku' :)
Di depanmu. Aku nampak bodoh, sangat bodoh. Jika bodoh adalah efek dari jatuh cinta.
Kalau cerita sekedar cerita. Anak kecil pun gemar bercerita.
Uunncchhh tayang tayang.. d kasih muach juga da kamu. Tapi dari jauh. Lagi males dosa.
Berarti. Aku sudah mati. Sebab tak pernah ada d lubuk dan benakmu. Jgn2 tubuhku sudah menjadi jasad? Atau aku adlh mayat hidup? Di ntara rasa yg abadi.
Kata org bijak, 'seseorg tidak mati, kalau masih ada dalam hati dan pikiran org yg menyayanginya'.
Yg berharga, menghilangkan nilai kemanusiaan. Yg bernilai, merendahkan harga diri. Aku? Berada d persimpangan jalan. #uang #relawan
Kamu ini, wajah cantik yg kau rawat itu malah d buang saat berpapasan dnganku. Knapa? Takut tatapanku mengotori parasmu? Senajis itukah aku?
Aku. Menunggu karya d posting oleh admin OA. Bukan berarti bagus. Tapi ingin tahu siapa yg mengapresiasi pada org yg tak d kenal ini.
Katamu, kau merindukanku dgn hebat. Tapi, kau lebih hebat dlm hal melupakanku. Begitu cepat.
ketika aku mngerjakan masa skarang yg butuh waktu. mereka malah mnghakimi masa laluku. lalu dimanakah mereka ketika aku melayang tak karuan?
ktika aku mencoba berfikir dn merasa. mereka menuduhku galau adanya. ktika aku berfikir masa depan mau apa? mereka menuduh kgagalanku skrng
sedangkan aku? mengembara, serupa musafir tanpa kenalan dan tujuan. dan ditertawakan oleh mereka yg tak pernah tau apa2 tentang org asing ini
ah, sungguh beruntung mereka itu.telah menemukan jatidiri, masterplan kehidupannya. barangkali sudah bisa membungkam mulut orang lain.
aku bahagia dengannya. dan aku 'tidak berusaha MENCIPTAKAN'. Tuhan memang amat baik padaku. meski aku kadang melupakan Tuhan.
dengan itu, dia selalu melucu dgn gaya nya sendiri, berucap, berusaha tanpa pernah menghiraukan apa yg akan ku respon akan prilakunya itu.
ya sama seperti kalian. aku pernah berpikir "bahagia itu kita ciptakan". sampai. Tuhan mengirimkan 'dia' dihadapanku.
kesopanan di hapuskan dengan cara mengganti namanya dgn feodalisme.
Aku seperti nyamuk. Tak kenal lelah mendekatimu. Namun, aku terlalu bising d telingamu. Kadang kau berlaku kasar, bahkan mematikan.
Mereka, tak prnah menertawakan jokes ku, yg jadi humor mereka adlh jones ku. Sngguh, puaskah? Silahkan terbahak2 melihatku berkali2 d tolak!
Berserakan, unggahan kemesraan. Poto2 beragam yg d upload Instagram. Bagianku patah hati. Memamerkan kegagalan, kesulitan ku mendapatkanmu.
Kau mau menghilang, berarti waktunya membayangkanmu.
Ke sini saja bila kau bosan dengannya, aku selalu bergairah untuk membahagiakanmu.
Menjadi 'ndeso'. Kau lupa yah caranya buka WA? Bales dong chat ku. Kau lupa yah cara angkat telpon? Ayo ngobrol.
Kau lupa refresh Line? Liat yg ku posting. Kau lupa buka Instagram? Love potoku yg beragam. Kau mnjadi primitif? Lupa kemudahan mencintaiku?
Ironis. Saat aku datang bersama rombongan kau sambut aku dengan undangan pernikahan.
Apa mksud kau sapa pagiku dgn senyum tiap harinya. Apa maksud kau curi jariku untuk gandengan. Apa mksud kau bilang sayang lantas mnghilang.
Hati yg remuk malah kau kutuk. Hati yg tulus kau sangka modus. Pergi jangan kembali lagi. Dasar petani tak bertanggungjawab.
Iya, besok2 aku kan datang padamu menyatakan perasaanku. 'jawaban' bukan tujuanku. Namun bila kau mau, itu bonus dari hati yg sempat hangus.
Bagaimana malammu? Masih merindukannya? Tidak cape? Sini ku pijit dengan tangan penuh kepastian.
sebagai mantan jajahanmu. kami beratu. bersahabat begitu dekat. bukan untuk membalas, tapi berlajar ikhlas. dan tak terulang lagi.
Yg ku pelintir2 itu analog, bukan putingmu. Ironi maen game.
Kenapa denganku? Tanpa cita2, resolusi, keinginan pasti.. apa mau ku? Apa ingin ku? Aku tak menguasai diri sendiri.
Suatu hari nanti, aku mau bercerita, tentang masa kuliahku. Dari persiapan, masa2 4 tahun dan kemalasan skripsi. Ah biasa saja.
Siapapun orang bernama Sukandi. Dia saudaraku. Siapapun bernama Sundari. Aku menyukainya.
Bila ku mati. Kau jgn mati. Karna aku ingin kau berada dlm barisan makmum shalat. Bila kau tak peduli kehidupanku, mohon hargai kematianku.
Pada setiap langkah yg tak berkesudahan. Setiap jari yg mencari dekapan. Masih kah kau dengannya berbagi kebahagian? Aku menunggu giliran.
Bila Tuhan tidak menjadikan 'kita', kenapa harus ada 'kalian', 'aku' kecewa dan 'mereka' tertawa. Dan 'kau'? Semoga tertipu oleh 'Dia'.
Padamu, tak ada tanda kenabian, tapi kau jadi panutan.
Kau! Berhentilah membuatku penasaran. Sini! Mari saling membahagiakan.
Kau bukanlah selebriti, tapi berhasil mencuri hati. Kau bukanlah idola, tapi buatku tergila2. Dan kau bukan nabi, tapi jadi panutan. Kelak.
Ah, sudah lama sekali aku tak bercakap dgn bulan, bermain dgn bintang, dan saling peluk dgn kegelapan. Rasanya, malam tak membuatku kesepian
Tdk ada yg lebih menyebalkan. Dibanding perempuan yg berteriak 'kami lebih memakai perasaan' dan mempertimbangkan laki2 dgn pikirannya.
Kau tersiksa, trus meronta, kau sangka rasa, ternyata derita. Terbiasa, tanpa cinta.
Seperti kata Bung Karno, Indonesia serupa gabus yang membuat Belanda bisa tetap mengapung. Tanpa Indonesia, saat itu, Belanda bisa karam.
Pernah aku d tinggalkan karena maen game sharian. Pdhal yg ku singkirkan adalah pikiran untuk menyelingkuhi nya. Dia bilang aku melupakannya
Pada kerinduan yg d penuhi asmara. Pada pertemuan yg d wakili aksara. Agar abadi, aku menulis namamu dimana2.
Selanjutnya barat berganti menjadi permainan digital. Pencitraan mereka tetap berlanjut. Barat itu hebat, Arab itu teroris, China itu licik.
Hegemoni/ pencitraan superior bangsa barat dlm permainan. Seperti panjat pinang. D terus kan hingga merdeka, menjadikan masyarakat inverior
Bila bukan aku yg kau tunggu. Tunggulah, kalian akan ku ganggu.
Dulu aku brfikir, "bahagia" itu kita sndiri yg buat. Kmudian suatu hari, Tuhan mngirimkan kamu, dn kau melucu mmbuatku snyum, tawa, bahagia.
Dnganmu. Semua terasa cepat. Tentang jarum waktu yg brdetik, dn jantung yg brdetak. Semua kbahagian dlm rentetan waktu. Tpi tak bisa d ulang
Asma kambuh pada dini hari. Setidaknya, kau jadi shalat subuh Suk! Tuhan selalu berhasil membuat hamba-Nya sembuh. Lewat obat ini.
Bila akhirnya bukan aku yg kau puja. Akui saja bahwa kau pernah merindukanku meski tanpa sengaja. #kepedean #mengelak
Uang baru, tahun baru. Begitu pun aku, mencintai dgn gaya baru meski dgn seorang perempuan lama.
Bila akhirnya bukan poto ku yg kau unggah d Instagram. Kau perlu tau, kamulah cerita indah yg terdalam.
Kalau aku tak update #HariIbu2016 apakah nanti org akan beranggapan aku tak punya ibu?? Atau tak punya kasih sayang mungkin??
teori itu dibuat dari lapangan. yg bisa memecahkan teorinya adalah lapangan itu sendiri
Sebagian orang menanti klakson bus berbunyi. Sedangkn aku menanti jawabanmu dlm sunyi. Aku telolet padamu.
Apkah kau juga datang ke Om Om untuk sekedar mendengar bunyi klakson? Sini ada yg lebih berisik. Rindu padamu selalu bunyi. Aku telolet pdmu
Kecantikan genetik atau kosmetik?? Atau plastik?
Kalau kau cari yg tampan, kaya maka aku mndur. Tpi kalau kau cari yg baik rajin ibadah, aku juga mndur. Cinta itu proses. Bnyak syrat kyak lowker
Klakson bus kau nantikan, tapi perasaanku kau matikan. Pdhal rinduku selalu berbunyi, namun kau campakkan ku dlm sunyi. Aku telolet padamu.
Kita pernah sama2 menolak. Saat, 'mau gak jadi pacarku?'. 'TIDAK' jawabmu! 'Bisa kah kau berhenti merindukanku?'. 'TIDAK' jawabku! #sepadan
Pernahkah kau terkecewakan namun tetap mendoakan?? Seperti sekrang ini. Aku dan berjuta2 rakyat Indonesia. #TimnasIndonesia
Setiap kesan yg slalu ku ingat ingat. Setiap pesan yg kau hapus sblm akhir kalimat.
Banyak hewan yg d katakan punah. Manusia juga. Hewan berotak yg satu ini hampir punah. Sekrang banyak setan dan robot.
Jika kau tak melihat pohon untuk berteduh. Sini. Di atas kuburanku. Ada batu yg dulu kau lempar. Barangkali ia tumbuh menjadi beringin.
Aku gak mau berkata2 banyak tentang mamah-bapak. Intinya. Aku tak mau kalau ada pertukaran org tua dgn siapapun!
Hai mentariku. Kali ini, siapa yg kau hangati dgn pancaran senyummu? Masih dia yah? Aku masih menunggu giliran. Harapan dn pemberitahuan.
Rencananya, menunggu waktu yg paling tepat. Kenyataannya, hatimu kini sudah tertutup rapat.
dan api itu menghangatkan mereka! sementara kita? jadi kayu. terbakar. bila tak jdi arang, maka abu. tak ada untungnya.
negara api yg membakar manusiawi dari selat gibraltar sepanjang afrika utara, melewati laut merah tumpah darah. menyebrangi jazirah Arab
semakin membara di tanah India, ke asia timur raya, menukik tajam ke asia tenggara, hingga Indonesia penuh duka lara.
kau itu punya mulut, bicaralah jgn cemberut. bahasa sering salah paham apalagi rasa yg kau sembunyi d dlm dada.
pada hati yang tidak hati-hati dalam memilih. makan tuh luka perih. cemburu melihatnya, menyesal dibuatnya.
pd saat perjalanan dn kemudian kau mninggalknmu. aku tak prnah minta bantuan, tnya org, kompas, gps. aku prcaya, cinta bisa menentukan arah
kau bukan Tuhan ku. tapi gara2 kamu aku hampir mnyekutukan-Nya. dengan mencinta sepanjang masa, merindu sepanjang waktu.
pergilah sejauh2nya, atas pilihanmu sendiri. karena aku akan bahagia dgn seorg perempuan yg membuatmu menyesal bila melihatnya.
Feminisme,, pejuangnya biasanya dari perempuan. Kalau ada lelaki gimana? Apa yg d lakukan Muhammad itu feminisme??
Nulis feminisme dari pengalaman sekolah sama cewe, baca buku cewe dll
tnang sja. nanti keinginanmu akan terwujud. tidur tnpa dhujani ucapan 'selamat malam' driku. dn aku, mash melakukan hal yg sia2; merinduknmu
tidak ada yg indah dlm senja. sama seperti janjimu, indahnya sesaat, namun aku mnjadi malam, gelap dan kesepian.
kau beruntung, meski sering menyakiti. besoknya tak akan ada karma yg menghampiri. sesabar itu aku mencintaimu.
Tapi, seberapa menyebalkannya pun aku. Aku tak pernah meninggalkan aku. Kalau kalian mau pergi silahkan. Aku merangkul ku. selalu.
Iya. Aku tahu. Sekrang ini, aku menjadi aku yg menyebalkan bagimu, kalian, mereka bahkan bagi diriku sendiri.
mngkin tak ada pria lain se rela driku. nmun. kau tau persis, bahwa aku orang baik. sehingga yg paling mungkin, akulah org yg gmpang d tuduh
tanyakanlah pada pria2 d luar sana. yg menjadi korban 'kebosananmu' dulu saat kau berpacaran dengan dia yg sekarang meninggalkanmu. telak.
pada kegagalan pernikahanmu. jangan menuduhku dengan alibi karma karanganmu. sdikitpun aku tak menertawaimu. jauh sebelumnya, aku tak peduli
kita dekat. kemudian aku mencintaimu, dan kau malah berumah tangga. sekarang. kau mempunyai banyak anak, dan aku, masih mencintaimu.
kini pertanyaan ku bukan 'apa kabar kamu?' tapi kalian.. iya kamu dan janin mu.
ujian para lelaki 'harta-tahta-wanita' untuk nomor 1 dan 2, itu adalah kesukaan wanita. ujian pria sesungguhnya hanya no 3. itu !
Aku tak butuh tim yg hebat. Aku adalah tim.
Kalau kau cari seseorang untuk d hina. Sinilah, menghadapi ku. Mungkin aku bisa menjadi pilihan untuk kau caci maki. Kutunggu.
Jangan sampai di 'cie ciein' menjadi alasan kalian jadian. Jadikanlah 'cie ciein' itu sebuah sambutan. Untuk perasaan tanpa paksaan.
Ke kiri jgn sendiri. Ke kanan bawa kenangan. Putar balik blum tentu balikan. Maju trus jgn saling mencampakkan.
Sampai sekrang, aku selalu mengikuti apa yg Engkau berikan, dgn melaksanakan semaksimal mungkin. Bukan lancang atau apapun terhadap-Mu.
Tapi, kali ini dan mudah2an terakhir. Aku ingin d dukung oleh-Mu. Dengan pilihanku ini. Jangan jauhi aku. Aku bergantung pada-Mu. Selalu.
Kau. Bukannya tak melihatku. Kau hanya seolah-olah tak melihatku. Aku tahu itu. Aku hanya seolah-olah tak tahu itu.
Kaki ku melangkah, meski dgn tertatih2 menuju kamar. Sampai. Ku lemparkan badanku ke kasur. Tdk sakit. Tapi kepalaku puyeng. Terbentur kayu.
Denganmu. Aku diajari 2 hal; tawa dan tangis. Aku tertawa karena bahagia denganmu. Dan aku menangis karena saking lepasnya aku tertawa.
Kau tau apa penyebab aku merindukanmu?? TIDAK ADA. Rinduku padamu tanpa sebab. Datang mendadak. Menyergap ketika aku tidak siap.
Yg pake seragam itu badannya. Yg disiplin ketat itu jasadnya. Jiwa pikirannya seperti org biasa saja. Bhkan ku pikir. Mereka hanya maneqquen
Jadi, kalian menabung untuk menjaga kesehatan?? Uang kalian dapat dan berikan lagi pada mereka. Tidak sadar bukan,, itulah namanya sistem.
Jam 5 bangun, bersiap kerja d pukul 7,, pulang sore, istirahat, dan cepat tidur. D lain hari, kalian habiskan uang membayar stress pikiran.
Ah,, betapa enak hidup kalian. Sudah teratur. Tapi, tunggu. Kalian teratur apa diatur. Tragis hidup kalian. Dari bangun sampai tidur.
Maapmu,, untk mnghindari msalah, bkan mnyelesaikannya. Aduhai bingung aku jdinya, melihat prkelahian tak brkesudahan, lucunya, hny pngulangn
Kamu kemana saja, kamu menghilang. Pertanyaan d antara kita. Apa ini? Kita sendiri tak tau. Rindu? Dan berujung pada saling menuduh.
Dia sudah bekerja, namun belum dewasa. Menyuruh ibu layaknya babu. Menyuruh bapak layaknya budak. Sungguh. Kecewa pada sarjana.
Seorang anak org kayak juga pejabat bertanya; 'kalau suka sama penjual seblak, dosa gak?' Itulah tirani masa kini.
'sudah terima saja, d luar sana banyak org cari pekerjaan sepertimu' .. dgn itu, mereka d ajarah bersyukur, atau menerima jdi budaknya??
Ternyata, merek manusia. Tapi, kenapa mereka 'teratur', terkurung, tak bebas. Kenapa mereka seperti itu, oleh siapa? Robot?
Ku kira pegawai2 itu robot. Tapi, ku tikam dadanya mati juga. Ku sayat kulitnya menangis juga. Ku pukul mukanya, membalas juga
Ini kata Universitas; dekati pejabat, jauhi rakyat. Tanpa sadar mahasiswa menuruti kemauan nya.
Iya. Benar katamu Sun. Apa yg aku tau dgn cinta. Hingga melupakan orang tua, keluarga, saudara, teman, bangsa dan agama. Maapkan aku. Ajari
Terkadang. Ada yg memakai Instagram sebagai galeri nya sendiri.
Ada 2 hal yg membuat orang bersatu. Ketakutan. Kesetiaan.
Tenang saja. Itu aman. Dan masalahnya. Itu sangat aman.
Kau! Enyahlah dri otakku. Aku tak mau mmikirkan orang yg aku rindui. Maka, pergi dri kepalaku!! Keluarlah dari benak ku! Sini, ku peluk kau.
Jika seorang perempuan menginginkan nasib seperti Milea. Maka selamanya dia tidak akan bertemu dengan Dilan. Pun sebaliknya.
Jika seorang perempuan menginginkaan diperlakukan spesial, sebagaimana Dilan ke Milea. Maka selamanya dia tidak akan pantas menjadi Milea.
Perempuan seperti itu hanya tukang khayal. Dia tidak bisa bersyukur dan tak mau berusaha. Malangnya dia.
Bercanda adalah caraku pendekatan. Tertawa adalah caraku membuat kenangan dgn mu. Semua yg kulakukan, mudah2an membuat mu tau. Bahwa rinduku ini, selalu.
Mencari info, melihat akun mu, bertanya pada temanmu. Kau hanya perlu  tahu bahwa 'aku rindu kamu' udh. Itu saja.
Aku merindukanmu. Stop! Sampai d situ saja. Jgn tanyakan bagaimana. Bagaimana aku menahannya, menderitanya, memohon bertemu, berdoa
Sungguh. Merindukan mu adalah bingung yg paling linglung. Kau adalah senandung, yg seirama detak jantung. Sungguh.
Menulis lagi, menghapus lagi. Begitu seterusnya hingga aku sadar. Dgn itu aku bisa menyapamu, namun takut malah d jauhimu .
Kadang, kalau rindu sudah tahap gila. Aku buka room chat dgn mu. Memberanikan diri menulis 'hey'. Kemudian menghapusnya, menulis, menghapus.
Kau tau bagaimana ketika aku d rundung rindu?? Begini. Ku buka profilmu, lihat Poto mu, beranda mu. Memastikan sudah baru apa masih yg lalu.
Aku senang liat kamu senang. Untuk cemburu, itu hanya urusan lain. Hanya karena, bukan aku penyebab atau perantara senangmu.
Dewasalah sebelum umurmu menua.
Selamat pagi. Dan para pria yg mengucapkan itu lebih awal dari terbitnya mentari. Lalu, d tenggelamkan, tepat d pelupuk matanya sendiri.
Kau salah besar!!! Kau pikir,, aku tak pernah memikirkanmu??!! Hah?!
Selamat hari guru. Dn sekarang aku berpikir. Knapa ada siswa yg jdi mahasiswa, sedangkan guru gak ada yg jdi Mahaguru? Knapa harus 'dosen' ?
Jgn2 karena 'dosen' tidak layak di guGU dan ditiRU.. heuhheuheu
Perempuan berteriak 'stop kekerasan'. Mereka belum tau, bahwa 'hancur itu bukan karena d pukul'. Aku hancur karena kau 'diam' kan.
Mencari cara memaksa otak, mulut bicara mulai mengajak. Tubuh terbunuh berkali-kali kau tolak.
Hari ini,, aku mengobrol dgn kucing yg mencari anaknya. Kasihan sekali. Tapi aku gak bisa bantu banyak.
Mencintaimu? Maksudmu? Kebiasaan ku? Merindukanmu? Maksudmu? Hobiku?
Tentang beda dan berlawanan. Kita sulit bersatu kalau dgn yg berlawan. Tapi kita, hanya berbeda. Seharusnya bisa bersatu.
Skripsi dan Generasi Mereka tanpa mengeluh. Pada mesin tik yg tak bisa d edit. Curhat mereka dlm diary. Dan tukar pikiran bersama teman.
Sekarang mereka punya media sosial. Keluhan berkicau d mana mana. Kemudian. Hahaha Tertawa lah mereka. "Betapa hebat Generasi kita" Sabdanya
Skrispy. Adalah skripsi yg sudah d acc. Renyahnya seperti tawamu. D uji para pencaci. Ku pertahankan. Ku bawa ke rumah. Ortuku sumringah.
Aku kepanasan. Gerah. Dan kau ibarat angin barat. Wuuusshh!!! Menyegarkan meski sesaat. Ke timur menemuinya. Aku hancur melihatnya.
Pernah kah kau bayangkan? Skripsi d mesin tik? Tik tritiktik tik tik Dan stuck d penghujung lima digit Kring!!! Mudah2an kau d permudah.
Tinta habis. Pitanya pun habis. Begitu juga dgn cerita. Kau teruskan heuristik. Bersama air mata yg terus menitik. Kemana lagi!!!? Teriakmu.
Pada temanmu yg berkata "Tunggu aku yah" Dan mereka tertawa Meninggalkanmu dlm prosesi wisuda Berbalut baju toga Sedangkan kau? Kecewa
Hey Sundari Kuberitahu panduan skripsi Tentang margin 4 untuk batas atas dan kiri 3 untuk batas kanan dan bawah Gak usah iri Gak usah marah
Katanya, org2 gak suka bayar hutang, pusing. Tapi kenapa, pas mereka berjanji, gak mikir2 dulu, bisa d tepati apa kagak. Huft dasar manusia.
Ah kau ini. Mari ku bikin kau jdi orang paling spesial. Melebihi Cinta juga Milea, meski aku hanya Sukandi. Yg menantimu dlm penantian.
Kau. Ke dia saja. Karena dia hanya pria lemah yg "tidak bisa hidup tanpamu". Sedangkan aku kuat. Maksudku. Bila hidup sekedar hidup. Aku tanpamu pun masih saja hidup.
Kalau kopimu d rasa cepat dingin, itulah efek dari sikapmu. Sini, aku hangati gelas dan penyeduhnya sekaligus.
Rasanya. Sudah lama kita tak bertemu. Bagimu biasa saja. Bagiku tidak. Aku rindu. Meski aku mengusahakan, Tuhan belum mengizinkan.
Gila nya aku. Sudah berani berkhayal bahwa kita sepasang kekasih. Dalam kisah karanganku.
Aku harus ketemu kamu segera. Rindu ini sudah masuk ketahap menggilakan.
Hai Apiku. Dekatmu pasti hangat. Meski terlalu dekat bisa membuatku terbakar. Tak apa, jika itu membuat apimu membesar. Karena kau Apiku.
cieh yg caption selalu berbahasa Inggris tapi gagal di tes toefl dan ielts. tnang saja sayang. kau tak perlu brbhasa asing, kita sdah akrab. lagi pula aku mmpu mmbaca setiap rasa, yg tak mmpu untk kau alih bahasakn.
Dan pagi hari aku d temani kopi, cuit burung, hawa dingin, dan dicumbui mentari pagi.
Siangnya aku d temani kerjaan, dan d cumbu kelelahan . Hingga sore melembayung d tubuh rapuh ku.
Malamnya, ada bintang yg menemani dan bulan yg memeluk mesra.
Lantas, mengapa aku harus merasa sepi? Kesepian itu tak pernah menjamah hatiku. Serius. Serius. Aku berbohong.
Seorang pemuda itu bangun lebih pagi dari tukang sayur. Dan tidur lebih malam dari pelacur. Anehnya, itu semua, bukan untuknya.
Kalau aku tak kau gubris. Maka, bukan aku yg akan menangis.
Aku zinnah. Menghadap Tuhan. Artinya shalat berdua dgn nonmuhrim,, seolah2 bagus. Pdahal zinnah. Parahnya. Itu berhadapan langsung dgn Tuhan
Aku berusaha. Bukan untuk melebihi mu. Hanya untuk berbeda dari. Dan yg kumaksud kamu adalah kalian.
Pria seperti apa yg sedang kau sukai? Hingga aku berani kau lukai.
Malam malam yg dingin. Sama seperti ku. Gelap dan kesepian.
Dan aku, akhirnya sampai d sini. Tempat orang menginginkan jdi orang lain.
Sun. Iya. Boleh aku bertanya? Apa? Ai kamu tau gak kalau diem2 aku naksir kamu. Hah? Enggak. Oh, syukurlah kalau gak tau, berarti aman.
Aku lah yg merencanakan semuanya dan keberhasilan ku adalah ketika semua kelihatan "kebetulan". Muhahahaa
Anjing yg menggonggong. Bagaimana mungkin? Segoblog itu kalian memutuskan ikatan, dan kampret sebelum aing siap perpisahan. Tae lah skripsi!
Cuh!!!! Ludah itu untk kalian. Dn segala omong kosong tentang pertemanan,, kekeluargaan d awal pertemuan. Kalian hanya sekedar anjing.
Pernah aku mencoba meniru org lain. Namun kecewa. Tak ada yg mengenaliku. Bahkan driku sendiri. Aku tak mau jadi org lain (lagi).
Apiku. Kaummu kembali paradoks. Bagaimana dikatakan mereka mengandalkan perasaan jika menerima s tajir, dn menolak yg sungguh2 padanya??
Apiku. Jangan padam. Nih ragaku. Bakar saja. Gapapa kok. Tubuh rapuh ini bagai kayu bakar kering yg bisa membesarkan Apimu. Kau Apiku.
Aku rindu kamu. Susah sekali kita ketemu. Aku berusaha. Tapi, kesibukkan kita berbeda. Hhhhmmm semangat lah kau d sana.
Romantis atau humoris. Aku tetaplah hati yg miris.
Aku cuma bisa liat supermoon. Sedangkan kamu lagi honeymoon :(
Sepertinya, kamu tahu kalau aku suka kamu. Ah
Entah karena ini aku? Aku yg begini adanya? Ntah karena kau sedang memberitahuku secara isyarat,, "menjauhlah". Iya?
Untukmu. Ntah pria apa yg sdng kau sukai hingga tak menghiraukan ku. Entah mantan sperti aku, hingga kau tutup hatimu.
Lucunya, aku mnyalahkan provider karena tak ada chat darimu. Lucunya aku beli kuota karena tak dpt melihat beranda mu. Trnyata, aku d blokir
Apiku, bakar aku. kelak kau akan tau. semakin panas, semakin tajam aku. kelak saat kau jauh. aku lah yg mati d tikam rindu.
maka, biarkan Tuhan ikut serta, dlm perjalanan cinta kita. sadarlah, Dia sang pemilik cerita.
Percayalah, aku merindukanmu hari ini. Selalu hari ini. Sebab kemaren dan besok hanyalah pengulangan 'percayalah, aku merindukanmu hari ini'
apaansih maneh pura2 gak peduli???? ngarep2 juga heuheu
marilah kita awali hari ini dengan mendakwahi dri sendiri. "hai orang2 munafik, yg tidak munafik tidak hai"
#kalem gak usah meludahi ,, aku cuma mempertanyakan cerita yg kau sudahi.
Pagi2 d todong rindu, mau minta tolong kamu, biar rindu selalu aman dan membahagiakan selalu .
Aku merindukanmu. Sungguh. Ingin bertemu. Sungguh. Tukeran senyum yuuk. Barter tawa yuuk. Aku pun ingin, kau begitu padaku. Selalu.
Gak usah galak2,, rinduku memang sepihak.
Cuh, ludah itu untukmu, dan semua kata-kata yg kau putarbalikan cerita nya
Sekarang hari Sabtu, besok udh Minggu. Jangan salahkan waktu, pdhal kitalah yg ragu-ragu.
Dan rindu menjadi ibu. Bagiku, dia melahirkan perasaan bahagia meski harus ku perjuangan sekuat nyawa.
Wow. Senangnya aku. Terima kasih kamu. Kapan nih jadi kita?
kamu slankers yah? soalnya terlalu manis. muka kamu kayak payung. teduh. kepala resahku jdi ingin berdasar di bahu indahmu.
Aku mampu untuk menyakitimu. Tapi aku tak mau.
Aku pernah memiliki segala hal. Tapi aku punya kehilangan gara2 1 hal. Bangun.
iya. aku setuju dgn bisikan Tuhan. "belum saatnya" jangan sekarang. aku blum layak. tapi, kalau kau mau memantaskanku. boleh kita ketemu.
Kau. Maukah ku jadikan porosku? Eh, tidak, kau bebas berkeliling kemanapun. Asalkan kau terbit dn terbenam d pelukanku.
Bolehkah aku membuatmu jdi benci? Dan berharap benci menjadi cinta, seperti org bnyk berkata. Ketimbang kebalikannya. Aku tak suka.
Kehilangan. Aku dulu sempat punya. Sekrang tidak ada.
anjing sekali aku. orang miskin yang ingin memiliki kamu yg lebih berharga dari batu permata apapun.
Jgn ngomongin Indonesia d diorama. Patung sang bapak bahkan bisa menangis.
Mesin tik di sini bisa bekerja sendiri. Agar mampu menyampaikan pesan dasasila.
Ssstttt kukatakan pada kalian. Beberapa mitos d museum. Jgn d mesjid sendirian. Berjamaah lah, lumayan 27x lipatannya.
Sundari. Maapkan aku. Aku belum layak untuk mu.
Ingat. Kau item d ciptakan dari hitam. Kau harus menguasai kegelapan. Kau penuh jasa kenapa org d sekitarmu bisa sangat benderang.
Beberapa hujan d ciptakan hanya untuk membedakan. Mana yg terjebak genangan, mana yg terjebak kenangan.
Beberapa hujan d ciptakan untuk memisahkan. Mana hamba yg mengutuk, mana yg bermunajat-suntuk.
kecuali kau dgn keluargaku. dgn mereka. aku tak pernah merasa saingan dan ketinggalan.
ya sama, aku juga gak suka d banding2kan. kita kan berjuang di jalan masing2.. kalau aku jalannya muter atau enggak. urusanku. mau bantu?
Ibu, perempuan kedua yg aku sayangi setelahmu adalah dia. Tapi dia tidak menjadikanku pria kedua di kehidupannya.
Dasar kau bermuka 5. Kenapa? Soalnya 4 sehat, 5 sempurna.
Aku butuh mereka|tdk ada yg lain, hanya kau dan aku|kemudian aku tersadar. Bahwa aku. Kesepian.
Hhhhmmm|siapa kau?|aku Sepi|aku baru melihatmu|tentu saja, aku selalu bersamamu|tdk mungkin, aku punya teman|mana?|
aku bisa saja so tidak peduli. padahal sahabatmu selalu kesel dgn segala pertanyaanku tentang kamu
kabarmu aku mau. kau sembunyikan aku cari hingga kelelahan. kau tampakan aku mati dihujani kebahagian.
Senja ini tak pernah indah, apalagi tentang sebuah kisah.
Pd hari ini aku trlanjur, mngucap rasa syukur. Pda prtmuan diluar dugaan. Ku kira kau trsadar, trnyta akulah yg trtampar olh kata2 prpisahn.
menyelamatkan org? ah merepotkan. itu urusan dewa saja
menatapmu. aku mau, tapi malu. bisa saja, tatapanku mengotori kecantikanmu
kau pikir aku mengerti? tentang kenapa harus kamu yg aku sukai. seolah2 perempuan yg tersisa hanya kamu d bumi ini.
Kau itu lucu. Coba kau melucu untukku. Kalau pun tidak lucu. Aku tetap akan ketawa.
Aku gapapa kok. Senang dengan melihatmu. Meski yg kau gandeng, bukan tanganku.
Rindu ini. Dia selalu membangunkanku terlalu pagi. Menenangkan ku kala siang. Dan melelapku saat malam langit gelap.
Aku d kamar. D temani Sepi. Kmudian aku berkata padanya: "aku butuh dia". Dan Sepi pun menjawab: "kau hanya punya aku". Aku-kesepian. Tamat.
Aku, menghampirimu dgn malu2. Aku, merindukanmu dgn mau2.
Kata mereka kau adalah khayal yg masuk akal. Bila buat mereka kau tidak nyata, bagiku kau terlalu hidup untuk d sebut fana. Sundari.
Aku. Tak menemukan kata yg tepat. Aku tak menyempurnakan sebuah kalimat. Aku hanya merindukanmu, sangat.
Ternyata. Perempuan pintar itu lebih cantik. Tapi, bego mu aku lebih tertarik.
Apalagi?? Ku turuti kau semuanya.. cepat.. aku ingin melangkah. Iringi aku. Bantu aku. Tolong!
Iya. Seperti itu. Tinggalkan lah jejak.
Pada hari itu. Aku tak mau salah. Tak mau bikin kamu resah. Dihari mu yg bahagia, aku ingin mendukungnya.
iya, ketekku memang bau. makanya aku tak pernah menyuruh seorang perempuan untuk menciumnya hanya untuk sekedar 'relations goals'.
Aku yg tak berani merampasmu, atau kau yg tak berani melepasnya. Kmdian kita saling menuduh, siapa yg prtama terbunuh? Pacarmu atau rinduku?
Pada indahnya senja, kita pernah saling membahagiakan. Menghapus kecewa, menggantinya dgn tertawa.
Aku sakit, selain butuh obat dan kamu. Aku butuh Mamah, teh manis angetnya juga. Aku rindu.
Pada hujan lebat, aku berdebat, siapa yg paling hebat dalam jatuh berkali2?? Aku atau air?
Tenang saja, pergi saja. Dengan ini, aku berjanji, tak akan melaknat.
Raga kita pernah sangat dekat, tanpa jarak juga sekat, namun apakah piliahnmu tepat? Saat kau menjauhiku setelah kau tau aku cacat?
Kepada hujan yg lebat, aku mengenangmu dgn hebat, mencoba mengingat2, merasakan jemari mu yg hangat.
Gemericik air hujan dari genting. Jatuh bersamaan air mata yg berpisah dlm hening. Meski patah hati, kau adlh kenangan paling bening.
Lihat, betapa hebat aku beradaptasi. Belum lagi nanti kemunculan mu lagi sesudah kau menyesal, siklus kiamat sugro bagi hatiku. D uji lagi.
Lolos dari gletser sikapmu yg dingin. Utuh dari hujanann caci dan maki. Serta hampir kehilangan oksigen saat kau berjalan menjauh ke arahnya
Adaptasi. Aku lebih hebat dari komodo, buaya bahkan kecoa. Mereka lolos dan bertahan hidup sampai sekrang. Aku pun demikian.
Bisa kah kita berbarengan? Atau, paling tidak kita bertemu saja meski itu on top maupun down atau midle.
See you on top see you on top, cuh! Kenapa harus on top sih kalau mau melepas see you??
Rindu ini hanya sebatas koma. Bukan titik yg menjadi tanda berakhir, bukan pula tanya yg menjadikan jarak ini ragu.
Kau dn aku pernah menyukai hal yg sama. Sperti subjek; kita. Predikat; mencintai. KT; bersama. KW; selamanya. Menepis tanya, diakhiri titik.
Aku merindukanmu. Sungguh. Tanpa keluh.
Aku gak punya apa2.. aku cuma punya cerita bohong. Karanganku sendiri. Niatnya menghiburmu. Tapi tak tau lah.
Pengen nge save poto maneh na. Tapi sieun kapanggih Mun Aya nu nginjem hape. Anjir ah :(
Katanya, kalau udh suka mah, muka tuh d maklumi. Udh sayang mah, salah itu d maapkan.
Semoga bisa ketemu, secepatnya, secepatnya. Dan bila terjadi sebahagia-bahagianya, segila-gilanya. Tertawa bersama, saling lempar senyum.
aku merindukanmu dgn kecup. meski bagiku, hatimu tlah kau tutup.
Kecewa itu ku tertawa kan. Itulah kenapa aku masih menanti postingannya. Kabar mu. Aku mau.
Sebahagia ini kah melihat update mu? Tak lama dari itu kecewa, melihat caption "makasih yah untuk hari ini" bukan untukku.
Aku tak mnemukan jejak sharianmu, d manapun. Bhkn d media sosial yg aku andalkan. Seolah kau mnghindar dari perhatianku. Aku mencari. Terus.
Ketika kau tersinari mentari, aku malah terlelap menjadi gelap bayangmu.
Aku merindukanmu lagi. Bila aku d tolak. Paling tidak aku ingin menjadi temanmu. Menemanimu tertawa. Bahkan bila itu menertawakan nasibku
Selamat pagi. Selamat bersumpah kembali. Pemuda pemudi pecinta NKRI.
Jgn2, bodo amat adalah, membodohi diri sendiri, katanya acuh, pdhal peduli teramat sangat.
Kalau mendoakanmu? Terserah! Hahaasyik itu lebih baik.
Pergi katamu? Ok, aku turuti. Tapi, bolehkah aku diam2 memperhatikanmu? Tidak. Iya, kuturuti lagi.
Apa jgn2 dia tahu bahwa aku menyukainya? Kenapa? Bukankah aku pandai menyembunyikannya?
Aku sama dgn yg lain. Menjadi teman, ingin ngobrol dan ketemu. Meski hatiku sedang ranum sebab rindu.
Selalu, tentangku, ajakan d tolak. Senyuman d buang. Sapaan d abaikan. Sentuhan, kau bunuh. Dan perkataan, kau nistakan.
Jika aku bukan pria yg potonya kau unggah. Aku percaya, pada satu waktu pernah membuat hatimu merekah.
Org yg sendiri blm tentu kesepian. Bahkan d keramaian pun, sepi bisa sangat mengerikan. Seseorang. Tolong bawa aku keluar dari situasi ini.
Aku sedang merasa rindu yg hebat padamu. Aku sangat berharap untuk cepat bertemu. Jgn kau melaknat, santai saja. Rinduku memang sepihak.
Kamu. Adalah kata ganti untuk dingin yg keterlaluan.
andai saja aku dokter, udah ku obati sakit ini dgn sendiri. andai saja ak polisi, sudah ku jaga kamu setiap hari.
Golongan menengah malah mengucilkan golongan bawah. Dan berangan2 besok menjadi golongan atas.
Apa mungkin mereka merindukan gaya Soekarno. (Karena ada kritikan tentang pemerintahan yg skarng, d duga bekas rezim orba).
katanya Belanda (Barat) adalah penjajah kejam, dan Jepang lebih kejam. tapi kenapa, sentimen anticina yg justru berkembang di Indonesia?
Gila. Kalau aing kalem teh suka ngerasa ganteng na nambah. Rarasaan doang atuh euy, kalem maraneh teh.
Setelah memperjuangkan bangsa, mereka harus memperjuangkan hidupnya.
Kelapa sawit menurun kan minyak kelapa pohon. Ada opini minyak kelapa itu jahat. Sawit yg bagus. Sampe galendo jdi mahal.
Dom dom. Pacaran dari Damri 1 ke Damri yg lainnya. Sundari.


Salawe

Rasanya cukup aneh, 25 tahun menempati raga tanpa pernah benar-benar tau ini siapa. Aneh juga rasanya, memakai otak tanpa pernah terpikir i...