Tweets by Sukandi_Suk ">

Selasa, 12 Januari 2016

Sahabat Itu (tak) Ada

Pernah denger “ini sahabat kelas aku” atau “mereka sahabat SD/ SMP/ SMA aku”. Atau sahabat orang menceritakan keburukan sahabatnya?Jangan pernah bilang seseorang itu sahabat kamu, dan jangan mau dibilang sahabat oleh orang lain. Kecuali salah satu dari kalian sudah mati. Maka pantaslah terdengar “dia sahabat aku”. Tanpa melebihkan atau mengurangi kata-kata itu. *pakainlah kata sejak/ semenjak.

Friend = teman, bestfriend = teman terbaik. Darimanakah sahabat berasal? Dari kebulsh*tan orang-orang. Aku hanya percaya, “Rasulullah yang punya sahabat”. Nyatanya mencari sahabat lebih susah daripada mencari pacar. *baca penjelasan sahabat menurut Islam, hanya 1 yang hakiki.

Sebuah tingkatan dari gampang akrab tapi tidak mudah berteman. Berteman banyak tapi belum punya sahabat.

Barangkali karena dia sedikit kenalan, makanya dia punya teman. Barangkali karena dia sedikit teman, makannya dia punya sahabat. *pedagang yg cuma lulus SD, berdagang sendiri, telponan dengan pria

Tak ada manatan sahabat, tak ada sahabat SD, SMP, SMA, tak ada sahabat terbaik, karena sahabat memang tak pantas ada. *sahabat terbaik = ada sahabat yg tidak baik.
Sahabat itu (tidak) ada.


Gelar sahabat sama kayak gelar pahlawan, harus nunggu dulu mati, baru bisa menyematkan gelar. Karena kita tidak tahu kapan jasa-jasa yang berharga itu mati karena suatu tindakan bodoh.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Salawe

Rasanya cukup aneh, 25 tahun menempati raga tanpa pernah benar-benar tau ini siapa. Aneh juga rasanya, memakai otak tanpa pernah terpikir i...